JAKARTA – Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengaku was-was atau hati-hati ketika mendengar usulan Presiden Rusia, Volodymyr Zelenskyy untuk berdamai. Ia pun mengatakan Ukraina bersedia untuk berdamai, asalkan Rusia setuju untuk gencatan senjata.
Volodymyr Zelenskyy mengatakan bahwa Rusia yang menawarkan perdamaian adalah sesuatu yang bagus. Namu nada langkah pertama yang masih ditanggapi Ukraina dengan hati-hati.
“Langkah pertama untuk benar-benar mengakhiri perang adalah gencatan senjata,” kata Zelenskyy, dikutip Holopis.com, Minggu (11/5).
Zelenskyy lalu berharap agar Rusia bisa mengonfirmasi untuk gencatan senjata, dan bisa dimulai secepatnya yaitu besok. Jika sudah ada kepastian demikian, Zelenskyy mengatakan maka Ukraina siap untuk bertemu dengan Rusia.
“Kami berharap Rusia mengonfirmasi gencatan senjata penuh berkelanjutan, dan dapat diandalkan mulai besok, 12 Mei dan Ukraina siap untuk bertemu,” lanjutnya.
Sebagai informasi Sobat Holopis, Vladimir Putin membuat usulan gencatan senjata dalam sebuah pernyataan yang disiarkan di televisi di Kremlin. Pernyataan itu diucapkan setelah Presiden AS Donald Trump mendesak kedua belah pihak agar menyetujui gencatan senjata setidaknya 30 hari.
Tetapi Vladimir Putin menjelaskan bahwa perjanjian gencatan senjata adalah sesuatu yang ia usulkan untuk dibicarakan di Istanbul Turki pada tanggal 15 Mei mendatang.


