Puluhan Warga Kecamatan Cisarua Dievakuasi Pasca Bencana Tanah Bergerak

0 Shares

JAKARTA – Bencana tanah bergerak melanda sejumlah pemukiman warga di wilayah Kecamatan Cisarua, Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat.

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, peristiwa ini dipicu hujan berintensitas tinggi di Desa Cisalak.

- Advertisement -

“Kondisi itu menyebabkan ancaman longsor yang membahayakan pemukiman warga di sekitar lokasi terdampak,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Rabu (7/5).

Abdul menyebut bahwa kejadian ini menyebabkan setidaknya sebanyak 20 Kepala Keluarga KK dan 51 jiwa telah dievakuasi dan mengungsi di Aula GOR Cisalak demi menjaga keselamatan.

- Advertisement -

“Selain itu, terdapat 17 unit rumah yang berada di area rawan yang terancam tergerus apabila terjadi longsor susulan,” imbuhnya.

Abdul mengatakan bahwa akses jalan penghubung antara Desa Cisalak dan Marasa juga terdampak material longsor dan untuk sementara ditutup total guna mencegah risiko lebih lanjut.

Sebagai tindak lanjut dari kejadian tersebut, Tim BPBD Kabupaten Sumedang bersama unsur terkait telah bergerak cepat untuk melakukan asesmen, evakuasi, dan koordinasi di lapangan.

BPBD juga merekomendasikan pengkajian lanjutan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) untuk memonitor perkembangan pergerakan tanah. Evakuasi dilakukan bersama oleh BPBD, aparat desa, TNI, Polri, PMI, serta TAGANA Dinas Sosial Kabupaten Sumedang, dengan dukungan langsung dari Bupati Kabupaten Sumedang yang turut hadir di lokasi.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru