JAKARTA – Bencana banjir merendam ratusan rumah warga yang ada di Kelurahan Tamansari, Kecamatan Pulomerak, Provinsi Banten.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menjelaskan, bencana banjir yang terjadi pada Minggu (20/4) ini disebabkan drainase yang buruk.
“Banjir terjadi akibat adanya penumpukan sampah yang menutupi saluran air ketika hujan lebat terjadi di wilayah Merak,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Senin (21/4).
Abdul mengatakan bahwa setidaknya lebih dari tiga ribu warga setempat terkena dampak bencana banjir tersebut.
“Akibatnya, 339 unit rumah terendam banjir dan 1.017 jiwa terdampak,” imbuhnya.
Pasca kejadian, BPBD bersama pihak terkait melakukan penyedotan air menggunakan pompa air.
“Air dilaporkan sudah mulai surut dan kondisi sudah kembali aman terkendali,” ujarnya.
Memasuki masa peralihan musim penghujan ke kemarau yang ditandai dengan angin kencang, Abdul mengimbau warga untuk dapat melakukan mitigasi dengan memangkas pohon-pohon yang tampak terlalu tinggi.
Hujan intensitas tinggi juga masih berpotensi terjadi di beberapa wilayah.
“Untuk warga yang tinggal di wilayah dekat tebing, diharapkan selalu mengecek konstruksi dan dinding bangunan serta tanah tebing di sekitarnya,” imbaunya.

