JAKARTA – Borussia Dortmund memikul beban berat sekali karena kalah agregat 4-0 di perempat final Liga Champions atas Barcelona. Namun, pelatih Die Borussen Niko Kovac meyakini bahwa keajaiban itu selalu terjadi.
Seperti yang telah diketahui bersama, Borussia Dortmund akan berhadapan dengan Barcelona di Signal Iduna Park pada leg kedua perempat final Liga Champions, Rabu (16/4) dini hari WIB.
Dortmund menatap laga tersebut dengan ketertinggalan agregat 4-0, hal itu membuat Die Borussen wajib menang minimal 5-0 tanpa balas agar bisa melaju mulus ke semifinal.
Sementara Barcelona hanya butuh hasil imbang dengan skor berapa pun untuk bisa melaju ke semifinal Liga Champions musim ini.
Niko Kovac pun sadar betul bahwa timnya sedang tertinggal agregat 4-0, namun di sisi lain ia meyakini bahwa keajaiban itu selalu terjadi.
“Kita tahu situasi yang dihadapi. Kami kalah 4-0, tapi yang kami inginkan adalah menunjukkan sisi yang berbeda,” ungkap Kovac, seperti dikutip Holopis.com dari AS.
“Kami ingin menang, tapi kami tidak bisa menebaknya. Keajaiban selalu terjadi, tapi kami tahu Barcelona belum kalah tahun ini, dan itu tidak membuatnya mudah,” tambahnya.
Lebih lanjut, Kovac percaya timnya akan mendapatkan energi yang positif jika bisa membungkus gol terlebih dahulu.
“Jika kami mencetak gol terlebih dahulu, itu akan memberi energi kepada kami dan para penonton. Namun serangan kami harus mengendalikan,” imbuhnya.

