Tanah Longsor di Kabupaten Subang, Satu Warga Dilaporkan Hilang

0 Shares

JAKARTA – Bencana tanah longsor melanda pemukiman warga yang ada di Kampung Babakan Randu RT 12 RW 05, Desa Dayeuhkolot, Kecamatan Sagalaherang, Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, bencana tersebut terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

- Advertisement -Hosting Terbaik

“Kejadian ini dipicu oleh curah hujan dengan intensitas tinggi dan kontur tanah yang labil, menyebabkan longsor di kawasan perbukitan,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Senin (14/4).

Longsoran pertama tercatat memiliki tinggi 200 meter dan lebar 20 meter. Tidak berselang lama, longsor susulan kembali terjadi dengan tinggi mencapai 250 meter dan lebar 40 meter.

- Advertisement -

Abdul menjelaskan bahwa akibat kejadian tersebut, satu orang warga atas nama Bapak Rafik (55) diduga hilang tertimbun material longsor.

“Korban diketahui sedang memperbaiki pipa saluran air saat peristiwa terjadi,” imbuhnya.

Sejak dilaporkan, BPBD Kabupaten Subang bersama unsur gabungan telah melakukan berbagai upaya penanganan. Tim langsung menuju lokasi untuk melakukan asesmen dan koordinasi dengan aparat desa setempat.

Sebuah unit alat berat ekskavator dikerahkan untuk mempercepat pembersihan material longsor, sementara Tim SAR gabungan fokus melakukan pencarian korban di area longsoran serta sepanjang jalur sungai.

Berbagai pihak turut terlibat dalam penanganan darurat ini, di antaranya BPBD Kabupaten Subang, TNI, POLRI, BASARNAS, Tagana Subang, Puskesmas Sagalaherang, aparat desa, serta komunitas relawan seperti Destana Ciater, Destana Dawuan Kidul, Potsar Purwakarta, Brigana Purwakarta, Rentant Purwakarta, Nirbaya Purwakarta dan Nirbaya Subang. Warga dan aparat Kecamatan Sagalaherang juga turut membantu.

Abdul menyebut bahwa kondisi di lapangan masih dalam penanganan, dan proses pencarian terhadap korban yang hilang terus dilakukan.

“Kami terus memantau perkembangan di lapangan serta mendukung penanganan bersama lintas sektor agar penanggulangan berjalan efektif dan cepat,” tukasnya.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

holopis