JAKARTA – Pedangdut Inul Daratista adalah salah satu satu sosok yang sangat terpukul dengan kematian seniman legendaris, Titiek Puspa. Inul mengenang sosok Titiek Puspa yang bisa mengobrol panjang lebar lewat panggilan telfon dengan Inul dan membahas banyak hal.
“Kalau aku kangen gimana, eyang kalau telpon bisa berjam-jam bercanda ngobrolin semua-muanya, sambil tertawa serasa dunia milik kita berdua,” kata Inul, di akun @inul.d, dikutip Holopis.com, Sabtu (11/4).
Ternayata, Inul Daratista memang sangat dekat dengan Titiek Puspa. Bahkan mereka sudah saling mengenal selama 23 tahun. Hal tersebut karena Tititek Puspa adalah sosok yang berjasa dalam perjalanan karir pedangsdut dan pebisnis Inul Daratista.
Berjasa Dalam Karir Inul Daratista
Sebagai informasi Sobat Holopis, Titiek Puspa adalah sosok yang membela Inul Daratista ketika pedangdut tersebut tersandung kontroversi di awal karirnya. Goyangan Inul saat itu dinilai erotis dan dianggap tak layal dipertontonkan.
Namun sosok Titiek Puspa pun membela Inul serta banyak memberikan nasihat. Tak hanya soal karir, kedekatan keduanya juga terlihat ketika Titiek Puspa banyak membimbing Inul dalam hal spiritual dan juga keluarga.
Mereka sering telfonan, bahkan sekedar berbicara santa di kamar Titiek Puspa. Inul mengatakan, ia sudah dianggap seperti cucu sendiri oleh Titiek Puspa.
Bahkan, Titiek Puspa juga dikabarkan sosok yang membantu Inul dalam mengembangkan bisnis karaokenya, Inul Vizta. Saat itu, Titiek Puspa membantu Inul dalam mendapatkan akses ke mantan gubernur DKI Jakarta saat itu, Sutisyo. Sehingga ia mendapatkan izin usaha, dan mengembangkan bisnis karaoke, Inul Vizta.
Bersyukur Menemani Titiek Puspa Sejak Awal Masuk Rumah Sakit
Inul Daratista mengaku ia sudah tak bisa berkata-kata lagi melihat Titiek Puspa yang pergi untuk selama-lamanya. Namun ia tetap bersyukur memiliki kesempatan untuk menemani Titiek Puspa di akhir kehidupannya, bahkan menemani sejak awal masuk rumah sakit.
“Aku diam meski banyak yang tanya Eyang, terima kasih buat tante Petty dan tante Ella yang dari awal sudah izinkan aku selalu hadir di ICU meski yang lain tidak semua boleh masuk,” kata Inul.
Inul pun merasa ikhlas, dan bersyukur bisa memegang Titiek Puspa di akhir hidupnya. Namun Inul mengaku akan selalu mengenang sosok Titiek Puspa yang biasanya bisa marah-marah kalau ada berita jelek tentang Inul, dan tidak ada yang membahas pakaian bagus saat sedang mengobrol.
“Nggak ada yang diajakin ngobrol soal baju bagus yang mau dipake,” lanjutnya.
Inul pun memuji jenazah Titiek Puspa yang cantik dan tidak ada keriput sama sekali. Pelantun lagu Goyang Inul dan Bintang Dangdut ini kemudian mengatakan bahwa ia akan selalu mendoakan Titiek Puspa.
“Aku akan selalu selipkan doa buatmu Eyang Titiek Puspaku. Banyak kisah dan cerita tak cukup untuk ditulis. 23 tahun mengenal eyang, matur suwon ya eyang sayang, sayangnya Inul,” kata Inul.
Sekedar mengingatkan kembali, Titiek Puspa meninggal dunia hari Kamis (10/4) setelah dirawat di rumah sakit karena gejala pendarahan otak yang ia derita. Titiek Puspa kemudian dimakamkan di TPU Tanah Kusir keesokan harinya, pada Jum’at (11/4).
Titik Puspa meninggal dunia di usia 87 tahun pada hari Kamis (10/4) pukul 16.30 WIB. Titiek Puspa meninggal dunia di Rumah Sakit Medistra Jakarta. Titiek Puspa adalah seniman legendaris Indonesia yang banyak menghasilkan karya seni, serta lagu-lagu ikonis tanah air, seperti Kupu-kupu Malam, Bawang Merah Bawang Puith, Ketupat Lebaran, Apanya Dong, dan masih banyak lagi.


