JAKARTA – Drawing Liga 4 kini tengah menjadi buah bibir karena dianggap kontroversial. Ketua Umum PSSI Erick Thohir pun buka suara, dan ingin prosesi pengundian tersebut dilakukan ulang.
Seperti yang telah diketahui bersama sebelumnya, bahwa prosesi drawing Liga 4 berlangsung pada Kamis (10/4). Prosesi itu ditayangkan secara langsung di Youtube PSSI.
Kemudian momen kontroversial itu terjadi saat undian bola Grup N, dimana hasilnya adalah ada Persewangi Banyuwangi, Papua Tengah, Jawa Timur 4 dan Jawa Barat 2.
Keanehan itu terlihat ketika tangan sang pengundi mengarah ke bawah meja usai membawa bola undian, lalu si pengundi mengangkat selembar kertas dan mengumumkannya.
Tak hanya sekali, sang pengundi melakukan hal itu tiga kali ketika menentukan lawan bagi Persewangi Banyuwangi. Hal itu lah yang kemudian menjadi kontroversial dan menjadi buah bibir di masyarakat.
Perihal itu, PSSI buka suara, Erick Thohir ingin prosesi pengundian dilakukan kembali alias diulang!
“Kami menyesalkan pelaksanaan drawing Liga 4 yang berlangsung secara tidak profesional dan tidak transparan,” tegas Erick Thohir, sebagaimana informasi yang diterima Holopis.com.
“Jangan pernah main-main dengan kompetisi Liga! Demi menjunjung fair play dan integritas kompetisi, kami mendesak agar dilakukan drawing ulang dengan prosedur yang jelas, adil, dan melibatkan semua pihak terkait,” imbuhnya.
Selain daripada itu, PSSI juga mengingatkan bahwa setiap jenjang kompetisi, termasuk Liga 4, merupakan bagian penting dari ekosistem sepak bola Indonesia yang sedang dibangun secara menyeluruh dan berkelanjutan. Proses dan tata kelola kompetisi harus dijaga dengan penuh tanggung jawab agar cita-cita menuju sepak bola Indonesia yang profesional dan berprestasi bisa tercapai.
PSSI juga akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pihak penyelenggara drawing Liga 4 dan memastikan bahwa kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.


