JAKARTA – Meski Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat pelemahan sebesar 3,82 persen dalam sepekan terakhir, sejumlah emiten justru menunjukkan performa impresif dengan mencatatkan kenaikan harga saham yang signifikan.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk periode 8–11 April 2025, yang dikutip Holopis.com, Sabtu (12/4), saham PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk (CENT) menjadi yang paling menonjol. Dimana harga saham ini melonjak 63,64 persen, dari Rp44 menjadi Rp72 per lembar.
Di posisi berikutnya, saham PT Brigit Biofarmaka Teknologi Tbk (OBAT) mengalami kenaikan 34,31 persen, dari Rp510 menjadi Rp685. Kenaikan ini terjadi tak lama setelah perusahaan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), yang menghasilkan keputusan untuk membagikan seluruh laba bersih sebagai dividen.
Saham PT Shield On Service Tbk (SOSS) turut menguat 31,18 persen, naik dari Rp372 menjadi Rp488. Adapun PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) juga mencatat kenaikan sebesar 25 persen, dari Rp1.800 menjadi Rp2.250 per saham.
Dari sektor perbankan, PT Bank Oke Indonesia Tbk (DNAR) mencatatkan pertumbuhan harga saham sebesar 17,65 persen. Sementara itu, emiten tambang PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) mengalami penguatan sebesar 15,75 persen.
Kinerja positif juga terlihat pada saham PT First Media Tbk (KBLV) yang naik 15,73 persen, serta saham rumah sakit PT Charlie Hospital Semarang Tbk (RSCH) yang tumbuh 15,66 persen.
Menutup daftar sepuluh saham dengan kenaikan tertinggi, PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) mengalami kenaikan 13,28 persen, dengan harga saham mencapai Rp290.
Kenaikan sejumlah saham tersebut terjadi di tengah tekanan pasar yang cukup berat selama sepekan, di mana IHSG ditutup turun 3,82 persen, dari yang semula pada penutupan pekan lalu di level 6.510,620 menjadi 6.262,226.
Kapitalisasi pasar di BEI pada pekan ini pun turut mengalami penurunan yang cukup signifikan, yakni sebesar 3,88 persen, dari yang pada pekan sebelumnya tercatat mencapai Rp11.126 triliun, turun menjadi Rp10.695 triliun pada pekan ini.


