Jokowi : Innalillahi

0 Shares

JAKARTA – Mantan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan rasa duka atas wafatnya Titiek Puspa, sang maestro dan seniman musik tanah air di usianya yang ke 87 tahun.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Turut berduka cita atas kepergian Ibu Sumarti atau yang kita semua kenal dengan nama Titiek Puspa,” kata Joko Widodo dalam tulisannya di akun X @jokowi seperti dikutip Holopis.com, Jumat (11/4/2025).

- Advertisement -Hosting Terbaik

Pria yang karib disapa Jokowi tersebut mengatakan bahwa meninggalnya Titiek Puspa tersebut menjadi duka yang mendalam bagi dirinya dan masyarakat luas.

“Kepergian Ibu Titiek Puspa meninggalkan kesedihan mendalam. Indonesia telah kehilangan tokoh inspiratif dalam dunia seni dan budaya Indonesia,” ujarnya.

- Advertisement -

Secara pribadi, ia memiliki kesan tersendiri terhadap sosok mendiang Titiek Puspa. Apalagi ia juga pernah bercengkerama langsung dengan sosok kelahiran Tanjung, 1 November 1937 tersebut.

“Kenangan canda tawa bersama beliau akan selalu hidup di hati kita,” tandasnya.

Oleh sebab itu, Presiden ke 7 RI tersebut pun menyampaikan doa terbaik untuk kepergian pelantun tembang “Kupu-Kupu Malam” itu.

“Semoga beliau diberikan tempat yang mulia di sisi Allah SWT,” pungkas Jokowi.

Sekadar diketahui Sobat Holopis, bahwa Titiek Puspa meninggal dunia pada hari Kamis, 10 April 2025 pukul 16.25 WIB. Titiek Puspa menghembuskan nafas terakhirnya setelah sempat dirawat secara intensif di Rumah Sakit Medistra Jakarta Selatan usai mengalami pecah pembulih darah otak akibat penyakit stroke yang ia idap.

Titiek Puspa kini telah dikebumikan di Taman Pemakaman Umum Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

holopis