Donald Trump dan Benjamin Netanyahu Janjian Lagi, Mau Bahas Apa?

0 Shares
Ukuran Teks:
21
Dengarkan:

JAKARTA – Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu akan melangsungkan pertemuan dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Senin (7/4) pukul 13.00 waktu setempat (24.00 WIB) di Gedung Putih, demikian menurut pernyataan dari kantor PM Israel yang dikeluarkan pada Minggu (6/4) malam waktu setempat.

Dilansir Holopis.com dari Xinhua News, Senin (7/4), kedua kepala negara diperkirakan akan membahas beberapa isu utama, termasuk tarif baru yang belum lama ini diberlakukan oleh Trump terhadap Israel, negosiasi pembebasan sandera yang sedang bergulir dengan Hamas, potensi ketegangan antara Israel dan Turkiye di Suriah, serta upaya bersama untuk melawan Iran dan jaringan proksinya, urai pernyataan tersebut.

Pada Rabu (2/4), Trump mengumumkan keputusan untuk memberlakukan tarif 17 persen terhadap produk Israel, sebagai bagian dari apa yang disebutnya ‘tarif timbal balik’ terhadap semua mitra dagangnya. Sehari sebelum pengumuman Trump tersebut, Israel telah mencabut semua tarif terhadap impor dari AS, namun langkah itu tidak menghentikan Trump untuk memberlakukan tarif terhadap Israel.

AS tetap menjadi salah satu mitra dagang utama Israel, dengan perdagangan barang bilateral mencapai sekitar 37 miliar dolar AS (1 dolar AS = Rp16.588) pada 2024, ungkap Perwakilan Dagang AS.

Di Gaza, kesepakatan gencatan senjata bertahap antara Israel dan Hamas kandas pada 18 Maret usai Israel menolak untuk melanjutkan ke tahap kedua dan kembali melancarkan serangan udara maupun darat di Gaza.

Hamas menculik 251 sandera dalam serangannya ke Israel selatan pada 7 Oktober 2023. Menurut perhitungan Israel, 59 sandera masih berada di Gaza, dengan 35 di antaranya diperkirakan tewas.

Upaya-upaya yang dilakukan oleh Mesir, Qatar, dan AS untuk melanjutkan kembali perundingan hingga saat ini belum menghasilkan terobosan. Selesai

Protes Anti Donald Trump di Amerika Serikat

Sementara itu saat ini Amerika Serikat sedang menghadapi protes besar-besaran anti Donald Trump yang diikuti jutaan warga Amerika Serikat. Masyarakat berunjuk rasa di beberapa kota besar di Amerika Serikat pada hari Sabtu (7/4) waktu setempat dalam rangka menentang berbagai kebijakan Donald Trump.

Aksi demo itu diberi nama aksi ‘Hands Off’ dan berlangsung di 1.200 lokasi, termasuk di seluruh 50 negara bagian Amerika Serikat. Ratusan orang turun ke jalanan di kota-kota besar seperti Boston, Chicago, Los Angeles, New York, Washington DC, dll.

Para pengunjuk rasa menentang agenda Donald Trump mulai dari masakah sosial, hinggal ekonomi.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Darin Brenda Iskarina
Tim Penulis & Editor
Darin Brenda Iskarina
0 Shares

💬 Diskusi Pembaca

0 Komentar

Masuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:

Memuat diskusi...

Holopis UMKMIklan: Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--
YANG BARU