JAKARTA – Pep Guardiola menyadari betapa buruknya performa Manchester City musim ini, pelatih berkepala pelontos itu pun berharap kondisi seperti ini tak terulang di tahun berikutnya.
Seperti yang telah diketahui bersama, Manchester City terseok-seok musim ini. Di Liga Inggris sendiri, The Citizens kerap mendapat hasil buruk sejak November 2024.
Bahkan dampaknya masih terasa sampai sekarang, dimana performa Manchester City mengalami inkonsistensi. The Citizens pun kini harus puas terlempar dari empat besar, atau lebih tepatnya di posisi 5 klasemen sementara Liga Inggris, dengan mengoleksi 48 poin.
Manchester City sudah dipastikan bakal kehilangan gelar Liga Inggris musim ini, karena sudah terlampau jauh jaraknya dengan sang pemuncak klasemen Liverpool.
Kini, Manchester City hanya bisa berharap untuk finis di empat besar agar bisa mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan.
Selain di Liga Inggris, Manchester City pun terhempas di Liga Champions usai dikandaskan Real Madrid di babak playoff 16 besar.
Ada pun satu-satunya harapan Manchester City bisa meraih titel musim ini adalah di Piala FA, The Citizens akan menghadapi Bournemouth di perempat final, Minggu (30/3).
Rentetan buruk itu diakui betul oleh Pep Guardiola, ia kemudian berharap kondisi seperti itu tak terulang lagi di musim berikutnya.
“Musim ini? Sangat buruk. Lawan-lawan tidak pernah memberikan kami ‘karpet merah’ untuk memenangkan titel-titel yang kami menangkan sebelumnya. Tugas saya adalah untuk mengatasi situasi lebih baik dari yang saya lakukan musim ini,” ungkap Guardiola, seperti dikutip Holopis.com dari BBC.
“Semoga ini tidak terjadi lagi musim depan. Itu penting,” pungkasnya.

