Laba Bersih PT Pakuwon Jati Meningkat 14%
JAKARTA - PT Pakuwon Jati (PWON) mencatatkan performa keuangan luar biasa di tahun 2024 dengan pendapatan bersih sebesar Rp 6,67 triliun, meningkat 8% dari tahun sebelumnya yang mencapai Rp 6,20 triliun.
Tak hanya itu, laba bruto melonjak hingga 11% menjadi Rp 3,77 triliun, sementara EBITDA naik 7% menjadi Rp 3,58 triliun. Laba bersih yang disesuaikan juga mengalami kenaikan signifikan sebesar 14% dengan total Rp 2,62 triliun dibandingkan tahun lalu yang sebesar Rp 2,29 triliun.
Dalam keteranagan yang diterima Holopis.com, Selasa (25/3) keberhasilan ini terutama ditopang oleh peningkatan recurring revenue yang melonjak 11% dari Rp 4,67 triliun menjadi Rp 5,19 triliun. Pendapatan retail mal mendominasi dengan kontribusi Rp 3,43 triliun, meningkat 10%.
Sektor lainnya, seperti office leasing dan hospitality, juga mencatatkan pertumbuhan positif masing-masing sebesar 21% dan 12%.
Berdasarkan segmentasi, revenue terbesar berasal dari retail leasing (51%), diikuti hotel dan serviced apartment (20%), serta condominium dan landed houses masing-masing sebesar 11%.
Marketing Sales juga menunjukkan tren positif dengan capaian Rp 1,55 triliun, naik 16% dibandingkan tahun lalu.
Penjualan apartemen di beberapa proyek unggulan seperti Pakuwon Mall Surabaya, Eastcoast Mansion, dan Pakuwon Residences Bekasi menjadi kontributor utama. Program insentif PPNDTP yang dicanangkan pemerintah berperan besar, menyumbang 59% dari total marketing sales.
Dari sisi belanja modal, Pakuwon Jati telah mengucurkan Rp 1,80 triliun untuk mendukung proyek-proyek strategis, termasuk konstruksi Pakuwon Mall Bekasi dan Pakuwon City Mall tahap 3 Surabaya, serta pembelian tanah di Semarang dan area Pakuwon City Surabaya.
Langkah ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam ekspansi bisnis dan memperkuat posisi sebagai pemain utama di industri properti.