JAKARTA – MotoGP 2025 dimulai dengan langkah impresif dari Marc Marquez, yang kini membela tim pabrikan Ducati.
Rider berjuluk Baby Alien ini menunjukkan dominasinya dengan menyapu bersih kemenangan di sprint race dan main race pada dua seri pembuka di Thailand dan Argentina.
Hasil ini menempatkan Marquez di puncak klasemen dengan total 74 poin, membuktikan bahwa ia masih menjadi ancaman utama bagi rival-rivalnya.
Analis MotoGP, Neil Hodgson menilai bahwa meskipun hasilnya luar biasa, Marquez masih belum mencapai performa maksimal seperti saat bersama Honda.
Proses adaptasi selama semusim di Gresini Racing pada 2024 memainkan peran kunci dalam transisinya ke Ducati.
“Marc butuh waktu lama untuk beradaptasi dengan gaya Ducati: memperlambat laju, melewati tikungan, menggunakan grip, tetap tenang, dan tak kehilangan kendali,” ujar Hodgson kepada GP One yang dikutuip Holopis.com, Senin (24/3).
“Dia masih berkendara dengan keras, tapi dia belum ada di batas seperti saat dia bersama Honda,” tambahnya.
Tantangan berikutnya bagi Marquez adalah MotoGP Amerika Serikat di Austin, sirkuit yang menjadi salah satu favoritnya dengan tujuh kemenangan sejak 2013.
Akankah Marquez melanjutkan dominasinya dan membuktikan bahwa adaptasinya bersama Ducati sudah sempurna? Semua mata akan tertuju pada aksinya akhir pekan depan.
Marc Marquez Masih di Puncak Klasemen MotoGP 2025
Keajaiban di Sirkuit Termas de Rio Hondo pada Senin (17/3) dini hari WIB! Rider Ducati, Marc Marquez, kembali menunjukkan kelasnya dengan menyabet gelar juara di MotoGP Argentina 2025.
Tidak hanya mengungguli Alex Marquez dan Franco Morbidelli, Marc terus mempertahankan kesempurnaannya dalam dua seri MotoGP 2025.
Dengan koleksi 74 poin, Marc Marquez semakin kokoh di puncak klasemen, jauh meninggalkan saudaranya, Alex Marquez, yang berada di urutan kedua dengan 58 poin.
Pertarungan semakin seru di belakang mereka; Francesco Bagnaia berhasil menyelesaikan race di posisi keempat dan kini duduk di peringkat ketiga klasemen dengan 43 poin.
Momen emosional juga datang dari Franco Morbidelli, yang kembali ke podium setelah penantian empat tahun.
Rider Pertamina Enduro VR46 Racing Team ini meraih posisi ketiga di balapan Argentina dan sekarang menduduki peringkat keempat klasemen dengan 37 poin.

