JAKARTA – Manajer Arsenal Mikel Arteta memang sedang dipusingkan dengan krisis striker yang melanda, pelatih asal Spanyol itu pun tak menutup kemungkinan bisa memainkan Ricardo Calafiori sebagai striker dadakan menghadapi Manchester United (MU).
Sebelumnya diketahui, Arsenal akan melakoni laga super big match kontra MU di Stadion Old Trafford pada pekan ke-28 Liga Inggris, Minggu (9/3) malam WIB.
Arsenal sedang tidak baik-baik saja, dimana The Gunners dilanda krisis striker dalam laga melawan MU tersebut. Sejumlah pilarnya di lini depan mengalami cedera, terutama dari sisi striker, dimana Kai Havertz dan Gabriel Jesus masih akan menepi dalam waktu yang cukup lama.
Akan tetapi, Arsenal berhasil membuktikan bahwa di tengah krisis yang ada, mereka bisa dengan suburnya mencetak gol. Hal tersebut dibuktikan ketika menghadapi PSV Eindhoven pada leg pertama 16 besar Liga Champions pertengahan pekan ini.
Arsenal berhasil menang dengan skor besar 7-1. Menariknya, satu dari tujuh gol kemenangan itu dicetak Ricardo Calafiori. Bek Timnas Italia itu muncul tiba-tiba di posisi 9, lalu mendapat umpan terobosan dari Odeegard hingga dieksekusi dengan baik layaknya striker.
Dengan gol tersebut, mencuat isu bahwa Ricardo Calafiori akan dimainkan sebagai striker. Sebelumnya manajer Arteta sudah mencoba memainkan Mikel Merino menjadi striker, dan tak menutup kemungkinan hal baru itu bisa terjadi lagi.
“Ketajamannya dalam mencetak gol, terutama dari open play, membuat saya tidak begitu memahami apa yang bisa dilakukannya,” ungkap Arteta, seperti dikutip Holopis.com dari situs resmi Arsenal.
“Tapi anda melihatnya dari hari ke hari dalam latihan, bahwa ia mampu menciptakan peluang,” imbuhnya.
Di sisi lain, sebelumnya Calafiori sudah menyatakan bahwa dirinya siap seandainya ditunjuk sebagai striker dadakan.
“Saya merasa saya bisa bermain di peran apapun. Jika saya dibutuhkan (menempati posisi striker), saya siap. Walau pasti itu tak mudah, karena saya belum pernah melakukannya,” ungkap Calafiori, seperti dikutip Holopis.com dari The Guardian.
Lebih lanjut Calafiori menyampaikan bahwa dirinya harus lebih beradaptasi dengan cara yang baru.
“Ini sebenarnya masalah teknis dan taktis. Kami harus cepat beradaptasi dengan cara yang baru, saya sangat ahli dalam melakukannya,” imbuhnya.


