HOLOPIS.COM, JAKARTA – Bencana hidrometeorologi kembali menimpa Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Hujan deras yang mengguyur dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, banjir melanda 12 desa di 9 kecamatan dan sebaran titik longsor pada 30 desa di 22 kecamatan. Akibat bencana ini, 4 orang dilaporkan meninggal dunia dan lima lainnya masih dalam pencarian.
Sebagai tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo Subianto terkait upaya penanganan bencana yang cepat dan terkoordinasi, Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming mengunjungi lokasi bencana di Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Sabtu (8/3).
Kunjungan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap daerah terdampak bencana.
Didampingi Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Kepala Basarnas Marsekal Muda TNI Mohammad Syafii, dan Bupati Sukabumi Asep Japar, Wapres meninjau Jembatan Cidadap, Jl. Pelabuhan Ratu No. 16, Kecamatan Simpenan, yang amblas diterjang banjir bandang pada Kamis malam. Di tempat ini, satu orang meninggal dunia akibat tersapu arus banjir.
Setibanya di lokasi, Wapres langsung mengecek area jembatan penghubung Desa Cidadap dan Desa Loji yang putus tersebut, serta menyapa warga terdampak yang riuh menyambut kedatangannya.
Selanjutnya, Wapres meninjau kawasan terdampak banjir lainnya di Terminal dan Pasar Semi Modern Palabuhan Ratu, yang luluh lantak akibat terjangan air bah.
Didampingi Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU), Diana Kusumastuti, ia memeriksa langsung permukiman warga, termasuk rumah ibadah seperti masjid dan gereja yang rusak parah. Banjir di lokasi ini merenggut nyawa seorang Ibu dan anaknya, meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat setempat.
Di kedua lokasi tersebut, selain menyapa warga, Wapres juga membagikan paket sembako, alat kebersihan, selimut, serta paket buku dan mainan untuk anak-anak.


