JAKARTA – MotoGP Thailand 2025 menampilkan sajian balapan epik, penuh aksi di Sirkuit Internasional Chang, Buriram. Dari dominasi seorang legenda hingga kebangkitan rookie berbakat, MotoGP musim ini dimulai dengan berbagai cerita menarik.
Momen Gemilang Keluarga Marquez
Marc Marquez dari Ducati Lenovo Team tampil sebagai raja di Buriram dengan mencatatkan pole position dan kemenangan ganda. Yang lebih istimewa, dia berbagi momen podium 1-2 bersama sang adik, Alex Marquez dari BK8 Gresini Racing MotoGP. “Ini seperti mimpi,” ujar Marc seperti dikutip Holopis.com dari laman MotoGP, Kamis (6/2).
Di sisi lain, Alex mencatatkan awal musim yang kuat dengan dua podium beruntun. Meski sedikit tertinggal dari Marc, ia menunjukkan harapan besar untuk masa depan.
Perjuangan Bagnaia: Mengimbangi Rekan Setimnya
Francesco Bagnaia, sang juara bertahan, harus puas dengan dua kali finis di posisi ketiga. Dia mengaku kalah cepat dari rekan setim barunya, Marc, dan bertekad untuk belajar dan menyempurnakan kemampuannya. “Saya harus meningkatkan diri dan mempelajari apa yang dia lakukan,” ungkap Bagnaia.
Sang Rookie Menonjol: Ai Ogura Curi Perhatian
Rookie Ai Ogura dari Trackhouse MotoGP Team menggebrak debutnya dengan finish keempat yang mengesankan. Ia menyebut pengalamannya di belakang Bagnaia sebagai pelajaran berharga yang membantu mengasah gaya membalapnya. “Saya belajar untuk menjadi halus,” ujarnya.
Beragam Cerita dari Sirkuit
Marco Bezzecchi mencatatkan debut solid bersama Aprilia Racing di posisi keenam dan menjadikan ini sebagai pijakan untuk meningkatkan performa.
Jack Miller menghadapi masalah teknis serius saat fairing motornya hampir terlepas di tengah balapan. Ia menyebut pengalaman ini sebagai salah satu yang paling menegangkan.
Pedro Acosta mengalami kecelakaan awal, namun tetap fokus untuk memahami dan meningkatkan performa motornya di balapan berikutnya.
Joan Mir, pembalap HRC Honda Castrol, optimis untuk target lima besar meski masih harus menghadapi tantangan teknis.
MotoGP Thailand tahun ini adalah kombinasi antara dominasi, semangat juang, dan pembelajaran. Dengan awal seperti ini, musim 2025 tampaknya akan penuh kejutan dan drama.

