JAKARTA – Persib Bandung baru saja dilibas habis Persebaya Surabaya pada lanjutan pekan ke-25 Liga 1 2024/2025, dengan skor telak 4-1. Pangeran Biru pun dituntut untuk move on dari hasil mengecewakan tersebut.
Sebelumnya diketahui, laga big match Persebaya vs Persib itu sendiri berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (1/3) malam WIB. Pada laga tersebut, Pangeran Biru kalah telak dengan skor 4-1.
Dalam pertandingannya, Persib dan tuan rumah Persebaya masih sama kuat di babak pertama, dimana kedudukan skor tuntas 0-0.
Di babak kedua, Persib harus tertinggal lebih dulu akibat gol bunuh diri Mark Klok pada menit 61. Sadar timnya tertinggal, Bojan Hodak melakukan perubahan strategi permainan.
Pada menit 76, tiga pergantian dilakukan. Kiper Kevin Mendoza diganti Sheva Sanggasi. Kemudian Adam Alis, Henhen Herdiana dan Muhammad Edo Febriansyah digantikan Ryan Kurnia, Gervane Kastaneer dan Zalnando.
Pergantian itu tak berbuah jitu bagi Persib, mereka kebobolan dua gol lewat torehan Dwi Rizky dan Bruno pada menit 79 dan 83. Pangeran Biru sempat membuat gol di menit 89 lewat Ryan Kurnia, namun Bajul Ijo mampu membuat gol penutup di injury time lewat torehan Francisco Rivers.
Usai pertandingan, pemain andalan Persib Marc Klok pun harap skuad Pangeran Biru bisa move on dari hasil tersebut.
“Kalah 1-4, pasti semua orang bilang PERSIB jelek, pemain jelek, semua tidak bagus. Semua pemain di locker room marah, sedih. Tapi ini sepakbola,” ungkap Klok, seperti dikutip Holopis.com dari situs resmi Persib.
“Kami harus bangkit lagi di laga yang selanjutnya. Kami harus perbaiki dan harus move on,” tegasnya.
Meski kalah, Persib masih berada di puncak klasemen sementara dengan mengumpulkan nilai 51, unggul 5 dari Dewa United di posisi kedua. Sedangkan Persebaya Surabaya berada di peringkat ketiga dengan nilai 44.
Pemain bernomor punggung 23 ini berharap Bobotoh tetap memberikan dukungan untuk timnya. Masih ada 9 pertandingan di depan. Ia menargetkan, timnya mengamankan poin penuh di semua laga sisa.
“Tetap support dan tetap kompak. Masih ada sembilan gim. Ini menjadi wake-up call buat kami, buat semua, kami harus bangkit,” imbuhnya.

