JAKARTA – Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea baru saja membuat kehebohan setelah dilarikan ke rumah sakit di Singapura karena digigit oleh hewan Berang-berang. Lewat akun Instagramnya di @hotmanparisofficial, ia menjelaskan bagaimana awalnya ia bisa digigit oleh Berang-berang tersebut.
Hotman Paris mengatakan awalnya ia tergigit Berang-berang ketika sedang berenang di pagi hari, dan langsung melakukan injeksi tetanus.
“Akhirnya tanggal 20 Februari, jam 5 subuh rapat banyak sampai kemudian pergi sidang dan drop,” kata Hotman, dikutip Holopis.com (25/2).
Hotman pun langsung dirawat di rumah sakit Mount Elizabeth di Singapura. Hal ini langsung menimbulkan pertanyaan netizen, apakah gigitan Berang-berang berbahaya, dan apakah hewan Berang-berang memang cenderung menyerang manusia.
Karena itu Sobat Holopis, ini dia penjelasan apakah Berang-berang adalah hewan yang sering menggigit manusia, dan apakah gigitannya bisa berbahaya.
Karakteristik dan Habitat Berang-berang
Berang-berang dapat ditemukan di berbagai belahan dunia, terutama di Amerika Utara, Eropa, Asia, dan sebagian Afrika. Mereka biasanya hidup di sungai, danau, rawa, serta wilayah pesisir dengan banyak vegetasi. Hewan ini adalah pemakan daging yang menjadikan ikan, kerang, amfibi, dan bahkan burung kecil sebagai bagian dari makanannya.
Salah satu hal yang menarik dari berang-berang adalah perilakunya dalam membangun bendungan. Spesies seperti Castor canadensis (berang-berang Amerika) dan Castor fiber (berang-berang Eurasia) menggunakan kayu dan lumpur untuk membangun bendungan yang membantu mereka menciptakan lingkungan perairan yang stabil. Selain itu, berang-berang juga dikenal memiliki sistem sosial yang kuat dan sering hidup dalam kelompok keluarga.
Apakah Berang-berang Berbahaya?
Secara umum, berang-berang bukanlah hewan yang agresif terhadap manusia. Mereka cenderung pemalu dan akan menghindari interaksi dengan manusia jika tidak merasa terancam. Namun, dalam beberapa kondisi tertentu, berang-berang bisa menunjukkan perilaku defensif dan bahkan menyerang.
Beberapa alasan yang dapat membuat berang-berang agresif meliputi:
- Perlindungan wilayah
- Ketakutan atau stres
- Rabies atau infeksi lain Apakah Gigitan Berang-berang Berbahaya?
- Gigi tajam dan kuat
- Risiko infeksi
- Kemungkinan rabies
Apa yang Harus Dilakukan Jika Digigit Berang-berang?
Jika seseorang tergigit berang-berang, langkah-langkah berikut harus segera dilakukan:
- Bersihkan luka – Cuci luka dengan air bersih dan sabun antiseptik selama beberapa menit untuk mengurangi risiko infeksi.
- Hentikan perdarahan – Tekan luka dengan kain bersih atau perban untuk menghentikan perdarahan.
- Gunakan antiseptik – Oleskan antiseptik seperti povidone-iodine atau alkohol pada luka.
- Segera cari bantuan medis – Jika gigitan cukup dalam atau terjadi di area sensitif seperti tangan atau wajah, segera pergi ke fasilitas kesehatan terdekat.
- Periksa risiko rabies – Jika berang-berang yang menggigit menunjukkan perilaku aneh atau tidak diketahui asalnya, dokter mungkin akan merekomendasikan vaksin rabies sebagai tindakan pencegahan.
Intinya Sobat Holopis, berang-berang adalah hewan cerdas dan menarik yang memiliki peran penting dalam ekosistem perairan. Meskipun secara umum mereka bukan hewan yang agresif, dalam situasi tertentu mereka dapat menggigit manusia, terutama jika merasa terancam.
Gigitan berang-berang berpotensi berbahaya karena dapat menyebabkan luka serius, infeksi, atau bahkan penularan rabies.


