JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto meluncurkan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara). Badan ini dibentuk untuk mengelola aset-aset Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan diharapkan dapat meningkatkan efisiensi serta transparansi dalam pengelolaan investasi negara.
Peluncuran ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk para pimpinan Danantara yang baru saja diumumkan.
Para pimpinan Dnanatara memiliki latar belakang yang kuat di bidang investasi dan pengelolaan BUMN, mereka diharapkan dapat membawa Danantara menuju kesuksesan dan memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian Indonesia.
Lalu, Siapa saja pimpinan Danantara :
1. Rosan Roeslani – Chief Executive Officer (CEO) atau Kepala Badan Pelaksana

Rosan Roeslani adalah Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM yang dilantik oleh Presiden Prabowo pada 21 Oktober 2024. Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai Duta Besar RI untuk Amerika Serikat dan Ketua Umum Kadin Indonesia
2. Pandu Patria Sjahrir – Chief Invesment officer (CIO) atau Pelaksana di Bidang Investasi

Pandu Sjahrir adalah seorang profesional di bidang investasi dengan pengalaman luas di sektor keuangan. Ia akan bertanggung jawab mengelola investasi strategis Danantara.
3. Dony Oskaria – Chief Operation Officer (COO) atau Pelakasana di Bidang Operasional

Dony Oskaria memiliki rekam jejak panjang di sektor aviasi dan bisnis. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia dan CEO Hospitality dan Entertainment CT Corp. Saat ini, ia juga menjabat sebagai Wakil Menteri BUMN.
Prabowo menekankan pentingnya Danantara dalam mengoptimalkan potensi aset negara dan meningkatkan daya saing Indonesia di kancah global. “Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah yang diinvestasikan dapat memberikan manfaat maksimal bagi rakyat,” ujarnya dalam sambutannya.
Dengan peluncuran ini, Danantara diharapkan dapat menjadi motor penggerak bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia, serta menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

