Megawati Ogah Berbagi Kekuasaan di PDIP Pasca Hasto Dipenjara

0 Shares

JAKARTA – Ketua DPP PDIP Said Abdullah memastikan bahwa seluruh wewenang partai politik saat ini sepenuhnya diambil alih oleh Megawati Soekarnoputri.

Hal itu dilakukan setelah Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto harus masuk bui karena kasus suap. Ketua DPP PDIP Said Abdullah pun mengungkapkan bahwa Megawati tidak mau memilih pengganti Hasto.

- Advertisement -

“Semua kewenangan di Ibu Ketua Umum, tidak ada pengganti Sekjen, titik,” kata Said dalam pernyataannya pada Jumat (21/2).

Sementara itu, Ketua DPP PDIP Ronny Talapessy juga membenarkan bahwa Megawati mengambil alih kendali partai pada saat ini.

- Advertisement -

“Semua kegiatan dan aktivitas partai saat ini dipimpin langsung oleh ketua umum,” ujar Ronny.

Ronny pun menegaskan seluruh kader tetap solid di bawah pimpinan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. Pihaknya juga meminta kepada seluruh jajaran kader dan keluarga besar partai tetap tenang menyikapi penahanan Hasto oleh KPK.

“Kepada seluruh kader, keluarga besar PDI Perjuangan kami minta tetap tenang dan solid di bawah kepemimpinan Ketua Umum Ibu Megawati Soekarnoputri,” tandas Ronny.

Sebelumnya diberitakan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (HK), Kamis (20/2) petang. Hasto ditahan di rutan belakang gedung Merah Putih KPK usai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus dugaan suap pada proses pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR dan perintangan penyidikan.

“Guna Kepentingan Penyidikan, terhadap tersangka HK (Hasto Kristiyanto) dilakukan penahanan selama 20 (dua puluh) hari terhitung mulai tanggal 20 Februari 2025 sampai dengan tanggal 11 Maret 2025 dan penahanan dilakukan di Cabang Rumah Tahanan Negara dari Rumah Tahanan Negara Klas I Jakarta Timur,” ucap Ketua KPK, Setyo Budiyanto dalam jumpa pers, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.

Pantauan redaksi Holopis.com, Hasto menuruni tangga mengenakan rompi tahanan dengan tangan terborgol sekitar pukul 18.08 WIB. Dengan dikawal sejumlah petugas KPK, Hasto bergegas melangkahkan kaki menuju ruang jumpa pers.

Setelah beberapa waktu diabadikan awak media, Hasto dikeluarkan dari ruang jumpa pers sembariu mengumbar senyum ke awak media. Selanjutnya Hasto digelandang petugas menuju mobil tahanan KPK.

Sejumlah kader PDIP yang hadir di gedung KPK menyaksikan Hasto berompi orange dengan tangan terborgol memasuki mobil tahanan KPK. Di antaranya Ribka Tjiptaning dan Adian Napitupulu.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru