Jelang Ramadan, Waspada Harga Cabai Makin Pedas

0 Shares

JAKARTA – Harga cabai diproyeksi bakal sedikit mengalami kenaikan pada saat-saat menjelang bulan Ramadan 1446 Hijriah/2025 Masehi, seiring dengan curah hujan yang masih cukup tinggi.

Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Doni Primanto Joewono menjelaskan, bahwa cabai menjadi salah satu komoditas bahan pangan yang perlu diantisipasi lonjakan harganya.

- Advertisement -

“Curah hujannya masih tinggi, sehingga Ramadan paling berat itu cabai,” kata Doni dalam keterangannya, seperti dikutip Holopis.com, Jumat (21/2).

Sebagai informasi, bahwa cabai merupakan komoditas yang masuk sebagai bahan pangan pokok selain beras, jagung, dan kedelai.

- Advertisement -

Di sisi lain, masyarakat Indonesia juga suka makanan-makanan pedas, sehingga membuat komoditas cabai sebagai komoditas pangan strategis menjelang bulan puasa.

“Orang kalau enggak makan cabai cengek itu enggak puas kalau makan. Nah, ini yang pasti akan jadi perhatian kita,” tutur Doni.

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, harga rata-rata cabai merah keriting pada hari ini terpantau mencapai Rp55.150 per kilogram (kg), naik 3,28 persen secara harian.

Sementara harga rata-rata cabai merah besar juga meningkat 6,92 persen dibandingkan dengan hari sebelumnya, menembus angka Rp57.200 per kg.

Namun untuk rata-rata harga cabai rawit hijau malah turun 2,63 persen ke level harga Rp61.150 per kg. Sementara harga rata-rata cabai rawit merah melejit 8,25 persen secara harian, menjadi Rp74.250 per kg.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru