JAKARTA – Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub RI) ikut menyoroti insiden kecelakaan yang terjadi di Gerbang Tol (GT) Ciawi 2, KM 41+400 Ruas Tol Jagorawi arah Jakarta pada Selasa (4/2) pukul 23.30 WIB. Kecelakaan ini diakibatkan oleh sebuah unit truk yang mengalami rem blong sehingga menabrak kendaraan lainnya.
Plt. Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Ahmad Yani membenarkan insiden tersebut. Ia mengungkapkan kejadian ini berawal saat truk bermuatan galon itu melintas dari arah Ciawi menuju Jakarta yang ternyata truk tersebut mengalami rem blong. Akibatnya truk itu menabrak lima kendaraan minibus lain yang ada di lokasi.
“Truk kemudian diduga mengalami kegagalan fungsi rem tepat di gerbang tol sehingga menabrak rangkaian kendaraan yang sedang melakukan transaksi pembayaran e-tol. Dilaporkan tiga kendaraan hancur terbakar dan tiga kendaraan lainnya mengalami kerusakan,” ungkapnya di Jakarta, Rabu (5/2).
Yani melanjutkan, akibat kecelakaan tersebut dilaporkan memakan korban jiwa, adapun berdasarkan laporan di lapangan diperoleh data korban yaitu sebanyak 8 orang meninggal dunia dan belasan lainnya luka – luka. Korban telah dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Ciawi yang dekat dengan lokasi kejadian.
“Kami masih mendalami penyebab kecelakaan di gerbang tol Ciawi ini. Tim dari Kemenhub diterjunkan ke lokasi kejadian untuk mengumpulkan bukti dan informasi yang diperlukan. Kemenhub terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan instansi terkait lainnya untuk menangani kecelakaan ini,” katanya.
Sebagai tambahan, akibat kejadian ini lalu lintas menuju GT Ciawi 2 sempat dialihkan keluar melalui GT Bogor selama dilakukan pengamanan dan evakuasi di lokasi kejadian. Sejak pukul 02.00 WIB, telah dibuka dua gardu untuk dilintasi dan pada pukul 05.15 sampai dengan saat ini, dibuka satu Gardu Tol Otomatis (GTO) dan dua Gardu Tol Multi. Petugas juga mengaktifkan mobile reader untuk meningkatkan kapasitas transaksi di GT Ciawi 2.
“Kepada seluruh pengguna jalan tol untuk selalu berhati-hati dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang ada dan kepada para pengemudi untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik sebelum digunakan,” tutupnya.


