JAKARTA – Menteri Keuangan (Menkeu) RI, Sri Mulyani Indrawati menerima kunjungan peraih Nobel di bidang Ekonomi Sains, Paul Michael Romer pada Jumat (31/1) kemarin.
Dalam pertemuan itu, Sri Mulyani dan Romer yang juga mantan Kepala Ekonom di Bank Dunia (World Bank) membahas perihal ekonomi dan teknologi.
“Paul mengutarakan fokusnya pada pengembangan digital identification and authentication karena kekhawatiran terhadap disrupsi teknologi,” kata Sri Mulyani, seperti dikutip Holopis.com dari unggahan di akun Instagramnya, Sabtu (1/2).
Dikatakan Sri Mulyani, bahwa kekhawatiran Paul terhadap disrupsi teknologi karena dapat berdampak negatif pada keamanan data konsumen, sehingga diperlukan sistem perlindungan yang lebih baik.
Tak hanya soal ekonomi dan teknologi, perbincangan antara Sri Mulyani dan Paul Romer juga menyentuh masalah urbanisasi dan migrasi besar-besaran.
Masalah tersebut kini tengah marak terjadi di berbagai penjuru dunia, akibat pertumbuhan populasi dan kebutuhan ruang perkotaan yang semakin meningkat.
Sri Mulyani lantas menyampaikan perihal program transmigrasi yang pernah dilakukan di Indonesia, sembari memperkenalkan PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI) di bawah Kementerian Keuangan (Kemenke).
“@kemenkeuri memiliki @ptsmi_id, special mission vehicle (SMV) yang diberi mandat untuk mendukung percepatan pembangunan nasional,” ujar bendahara negara tersebut.
Secara umum, Sri Mulyani menyambut gembira pertemuan antara dirinya dengan Paul Romer yang berlangsung cukup singkat itu.
“It was a fruitful discussion. Ada banyak hal yang dapat dipelajari dari kepakaran Paul Romer di bidang ekonomi dan teknologi. Thank you for coming!” pungkasnya.

