Petugas Berhasil Evakuasi Nelayan Madura yang Tewas Terseret Ombak
BANGKALAN - Nelayan Bangkalan yang hilang saat melaut akhirnya berhasil ditemukan tewas di pesisir Tolbuk, Kecamatan Klampis, Bangkalan, Madura, Jawa Timur.
Korban, Muhammad Nari (47) ditemukan tersangkut di pohon mangrove dalam keadaan membusuk, Sabtu (2/1) pagi, sekira pukul 09.50 WIB.
Korban langsung dievakuasi oleh tim gabungan ke rumah duka di Jalan Pertempuran, Kelurahan Pejagan, Kota Bangkalan.
Komandan KSR PMI Bangkalan, Umrotul Aini, mengatakan, upaya pencarian telah dilakukan sejak tersiar kabar korban menghilang, Kamis (30/1) lalu. Namun, korban tak kunjung ditemukan.
“Di hari ketiga, akhirnya korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” katanya saat dikonfirmasi.
Pihaknya menjelaskan, korban diduga terbawa ombak, mengingat cuaca di perairan Bangkalan cukup ekstrem.
“Ombak memang kebetulan sangat tinggi akhir-akhir ini,” sambungnya.
Sebelumnya, korban pergi melaut bersama tetangganya, Rafel Anggara Putra (23) dan Moh Adiem (31) sekira pukul 02.00 WIB, Kamis (30/1).
Di tengah laut, perahu yang dinahkodainya tak mampu menahan keganasan ombak. Akhirnya karam sekira pukul 06.00 WIB.
Beruntung, Rafael dan Adiem selamat setelah terombang-ambing selama 7 jam dan terbawa arus ke pesisir. Sedangkan Nari hilang diseret ombak saat itu.