Close Case, KADIN Tak Jadi Dualisme Usai Anindya dan Arsjad Islah

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Pertarungan antara Anindya Novyan Bakrie dan Mohammad Arsjad Rasjid Prabu Mangkuningrat dalam wacana dualisme kepemimpinan KADIN (Kamar Dagang dan Industri) Indonesia tampaknya sudah tutup buku.

Melalui mediasi yang dipelopori oleh Bahlil Lahadalia, kedua tokoh yang sempat berseteru akhirnya kompak bersatu dan berkomitmen untuk membangun KADIN bersama-sama.

- Advertisement -Hosting Terbaik

“Yakin kita maju, yang baik kita buat selama ini sudah baik, dan sama-sama bertiga kita bikin lebih baik lagi,” kata Anindya di Jakarta seperti dikutip Holopis.com, Jumat (27/9).

Tampak juga wajah Arsjad sudah sumringah tak seperti sebelumnya yang tampak tegang pasca terjadinya Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) yang akhirnya menetapkan Anindya Bakrie sebagai Ketua Umum definitif.

- Advertisement -

Dalam kesempatan itu, Bahlil yang tampak berada di antara kedua tokoh nasional tersebut mengatakan, bahwa baik Anindya maupun Arsjad adalah sesama sahabat yang kebetulan terjadi sengketa kecil.

“Mereka berdua ini sahabat sebenarnya,” ujar Bahlil.

Hanya saja berdasarkan hasil pertemuan dan musyawarah antar keduanya, Anindya dan Arsjad sudah sama-sama kompak untuk membangun KADIN Indonesia menjadi lebih baik lagi.

“Saya yakin lah mereka sudah dewasa untuk kebaikan KADIN, rakyat, bangsa dan negara,” pungkasnya.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

holopis