HOLOPIS.COM, JAKARTA – DJ Angger Dimas kembali memasuki babak baru dari kasus pembunuhan anaknya, Raden Andante Khalif Pramudityo. Setelah harus menahan perih kehilangan anak dan menghadiri persidangan kasus pembunuhan Dante, Angger Dimas mengaku kerap mendapatkan ancaman dari keluarga tersangka pembunuhan Dante, Yudha Arfandi.
Angger bahkan hampir saling dorong dengan adik Yudha, Irfan. Dimas mengaku ia mendapat ancaman dari keluarga Yudha.
“Kan katanya saya dicariin, buat apa saya tanya, kok kayak jagoan semua. Ini kana nak gue udah dimataiin. Jangan begitulah,” sebut Angger, dikutip Holopis.com, Senin (9/9).
Annger juga meminta agar mereka tidak membawa-bawa anggota Dewan, apalagi ini adalah kasus pembunuhan.
“Jangan bawa-bawa anggota dewan segala macam, karena ini kasus pembunuhan,” kata Angger.
Angger Dimas Mengaku Menerima Ancaman Di DM
Angger mengaku kerap kali menerima ancaman melalui DM. Ia pun heran karena posisinya adalah ayah korban pembunuhan.
“Yang nantangin duluan dia dari kemarin. Dari ruang sidang, di luar, kita udah diam. Saya bapak korban, etika juga jangan gituin wartawan,” kata Angger.
Angger ternyata sudah memiliki niat untuk melaporkan hal ini ke polisi. Apalagi sudah ada kontak fisik yang terjadi di antara pertikaian keduanya.
“Soalnya tadi ada beberapa kali kontak fisik kan? gue cuma diem aja,” kata Angger.
Sekedar mengingatkan kembali, Dante meninggla dunia pada 27 Januari 2024 saat berada di kolam renang umum di daerah Jakarta Timur. Setelah dilakukan pemeriksaan CCTV, ditemukan bahwa Yudha berada di lokasi saat kejadian.
Bahkan polisi mengambil Kesimpulan bahwa Yudha terlihat menenggelamkan Dante sebanyak 12 kali di kolam renang sedalam 1.5 meter tersebut.
Yudha merupakan kekasih dari ibu Dante, Tamara Tyasmara. Angger Dimas dan Tamara sudah cerai pada tahun 2021.


