Senin, 17 Juni 2024
BerandaNewsEkobizBapanas Minta Tambahan Anggaran Rp 20,22 Triliun untuk Bansos

Bapanas Minta Tambahan Anggaran Rp 20,22 Triliun untuk Bansos

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Badan Pangan Nasional (Bapanas) meminta tambahan anggaran sebesar Rp 20,22 triliun untuk kebutuhan penyaluran bantuan sosial (bansos) pangan di tahun 2025.

Jangan Lupa Berkurban !Cari Hewan Kurban Kuy Bareng Holopis.com

Kepala Bapanas, Arief Prasetyo Adi menyampaikan, bahwa terdapat beberapa program bantuan di tahun depan, salah satunya bantuan pangan beras selama enam bulan yang membutuhkan Rp 16,68 triliun.

Kemudian ada pula bantuan pangan berupa daging ayam dan telur yang akan disalurkan selama enam bulan, dimana anggaran yang dibutukan sebesar Rp 834,1 miliar.

Tak hanya itu, ada juga penyaluran sejumlah pangan yang masuk program Stabilisasi Pangan dan Harga Pangan (SPHP), seperti beras sebesar Rp 1,5 triliun, jagung Rp 535 miliar, dan kedelai sebesar Rp 637,8 miliar.

- Advertisement -

Bapanas, kata Arif juga membutuhkan anggaran untuk penyaluran bantuan bencana alam dan keadaan darurat selama satu tahun, yakni sebesar Rp 37,9 miliar.

“Jadi total sulan anggaran tambahan untuk kegiatan penyaluran cadangan pangan pemerintah sebesar Rp 20,22 triliun,” ujar Arief dalam RDP dengan Komisi IV DPR RI, seperti dikutip Holopis.com, Senin (10/6).

Selain itu, Bapanas juga meminta tambahan anggaran sebesar 589,5 miliar untuk program Bapanas sendiri, yang tidak termasuk dalam bantuan pangan. Pasalnya, pagu anggaran 2025 yang ditetapkan sebelumnya hanya sebesar Rp 329,9 miliar.

“Sesuai dengan RAPBN (Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) tahun anggaran 2025 dan nota keuangannya pagu indikatif badan pangan nasional tahun 2025 adalah sebesar Rp 329,9 miliar,” ujar Arief.

Adapun pagu anggaran non bantuan pangan tersebut, lanjutnya, lebih rendah 25,45 persen dari pagu anggaran di tahun 2024.

Dia pun merinci, tambahan Rp 589,5 miliar itu pertama untuk kegiatan pemantapan ketersediaan dan stabilisasi pasokan dan harga pangan sebesar Rp 155,59 miliar, Kedua untuk kegiatan pendalaman kerawanan pangan dan pemantapan kewaspadaan pangan dan gizi sebesar Rp185,1 miliar.

“Ketiga, Rp 212,8 miliar pada kegiatan pemantapan penganekaragaman konsumsi dan keamanan pangan. Keempat, Rp 35,93 miliar pada program dukungan manajemen dan teknis lainnya,” jelasnya.

Temukan kami juga di Google News
BERITA LAINNYA

Prabowo Subianto Tidak Berencana Naikkan Rasio Utang RI

Presiden terpilih 2024-2029, Prabowo Subianto dipastikan tidak pernah berencana untuk meningkatkan rasio utang negara hingga 50 persen dari produk domestik bruto (PDB).

Catat! Ini Daftar Pinjol Legal Versi OJK, Dijamin Aman

Pinjaman online alias pinjol sejauh ini masih menjadi andalan masyarakat untuk mendapatkan dana segar di tengah gejolak perekonomian yang semakin tidak menentu.

Pemerintah Perbarui Setengah Juta Tabung Gas LPG 3 Kilogram

Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyediakan setidaknya 500 ribu atau setengah juta tabung LPG 3 kilogram (kg) dalam kondisi baru.
Presiden dan Wakil Presiden Terpilih 2024 - 2029

HOLOPIS FEEDS