Senin, 17 Juni 2024
BerandaNewsEkobizKemendag Amankan 40 Ribu Barang Impor PT GMI di Banten

Kemendag Amankan 40 Ribu Barang Impor PT GMI di Banten

Sebanyak 40.282 barang elektronik asal impor yang tidak memenuhi ketentuan senilai Rp6,70 miliar di PT GMI, di Serang, Banten, diamankan. Temuan tersebut merupakan hasil pengawasan Direktorat Pengawasan Barang Beredar dan Jasa, Ditjen PKTN Kemendag pada Mei 2024 lalu.

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Sebanyak 40.282 barang elektronik asal impor yang tidak memenuhi ketentuan senilai Rp6,70 miliar di PT GMI, di Serang, Banten, diamankan.

Jangan Lupa Berkurban !Cari Hewan Kurban Kuy Bareng Holopis.com

Temuan tersebut merupakan hasil pengawasan Direktorat Pengawasan Barang Beredar dan Jasa, Ditjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) Kementerian Perdagangan pada Mei 2024 lalu.

Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan mengatakan pemerintah telah melakukan tindakan pengamanan agar konsumen tidak dirugikan.

Adapun ketentuan yang tidak dipenuhi barang-barang tersebut, yaitu terkait Registrasi Barang Keamanan, Keselamatan, Kesehatan dan Lingkungan Hidup (K3L); Sertifikat Penggunaan Produk Tanda Standar Nasional Indonesia (SPPT-SNI); Nomor Pendaftaran Barang (NPB); serta Pendaftaran Petunjuk Penggunaan (Manual) dan Kartu Jaminan/Garansi (Manual Kartu Garansi/MKG).

- Advertisement -

“Temuan sebanyak lebih dari 40 ribu barang impor yang tidak memenuhi ketentuan K3L, SNI, NPB, dan MKG dengan nilai mencapai Rp6,70 miliar ini menunjukkan komitmen Kementerian Perdagangan dalam melindungi konsumen,” kata pria yang karib disapa Zulhas tersebut pada hari Jumat (7/6) seperti dikutip Holopis.com.

Dikatakan Mendag, banyak peredaran produk asal impor yang tidak memenuhi ketentuan menjadi hal yang mengancam keamanan dan keselamatan konsumen serta dapat menghancurkan industri dalam negeri.

“Untuk itu, Kemendag melalui Ditjen PKTN akan terus melaksanakan pengawasan secara menyeluruh. Kementerian Perdagangan berkomitmen melakukan pengawasan dan penegakan hukum bagi produk-produk tidak sesuai ketentuan bekerja sama dengan kementerian dan lembaga terkait demi menjamin perlindungan konsumen dan iklim usaha yang sehat,” tegas Zulhas.

Politisi yang juga Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut juga mengungkapkan, bahwa barang temuan yang telah diamankan tersebut sebagian besar berasal dari Tiongkok.

Ada sembilan jenis barang elektronik yang terdiri atas produk yang tidak sesuai ketentuan pendaftaran MKG yaitu kompor induksi sebanyak 750 unit. Selanjutnya, produk yang tidak memenuhi ketentuan registrasi K3L dan MKG, yaitu produk pengering rambut (hair dryer) 19.744 unit, catok rambut listrik 250 unit, alat penata rambut (hair styler) 200 unit, alat cukur listrik 6.144 unit, dan piranti pijat listrik 111 unit.

Selain itu, produk yang tidak memiliki SPPT- SNI dan NPB, yaitu solar panel 5.054 unit, alat pengeras suara (speaker) aktif 6.813 unit, dan kipas angin 1.216 unit.

“Tindakan pengamanan yang dilakukan Kementerian Perdagangan ini juga bertujuan untuk meminimalisasi kerugian konsumen,” imbuhnya.

Baca selengkapnya di halaman kedua.

Temukan kami juga di Google News
BERITA LAINNYA

Prabowo Subianto Tidak Berencana Naikkan Rasio Utang RI

Presiden terpilih 2024-2029, Prabowo Subianto dipastikan tidak pernah berencana untuk meningkatkan rasio utang negara hingga 50 persen dari produk domestik bruto (PDB).

Catat! Ini Daftar Pinjol Legal Versi OJK, Dijamin Aman

Pinjaman online alias pinjol sejauh ini masih menjadi andalan masyarakat untuk mendapatkan dana segar di tengah gejolak perekonomian yang semakin tidak menentu.

Pemerintah Perbarui Setengah Juta Tabung Gas LPG 3 Kilogram

Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyediakan setidaknya 500 ribu atau setengah juta tabung LPG 3 kilogram (kg) dalam kondisi baru.
Presiden dan Wakil Presiden Terpilih 2024 - 2029

HOLOPIS FEEDS