MEMUAT...
-- --- ----
00:00:00
...
-- ...
Imsak 00:00
Subuh 00:00
Dzuhur 00:00
Ashar 00:00
Maghrib 00:00
Isya 00:00

VIRAL : Leher Pengantin Wanita Ada Tanda Merah, Ternyata Bekas Cupang

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Sebuah video yang memperlihatkan proses make-up seorang pengantin wanita untuk acara resepsi viral di media sosial TikTok. Pasalnya, terdapat hal yang tidak biasa pada leher sang pengantin tersebut.

Dalam video yang diunggah oleh akun TikTok @irene_septaria, terlihat leher pengantin tersebut terdpat tanda merah seperti bekas luka. Adanya tanda merah itu baru diketahui oleh perias saat pengantin wanita tersebut berganti baju pengantin.

- Advertisement -

Hal itu tentu membingungkan perias, lantatan pakaian pengantin yang digunakan berjenis terbuka, sehingga bagian leher akan terekspose.

Adapun tanda merah yang ada pada leher pengantin wanita itu ternyata merupakan bekas luka akibat ciuman cupang yang dilakukan oleh pasangan sebelum acara resepsi.

- Advertisement -

Pada akhirnya, bekas cupang tersebut pun mengaplikasikan foundation dan bedak tebal yang warnanya tentu senada dengan warna kulit pada bekas cupang itu. Sehingga, tanda merah bekas kenikmatan itu bisa tersamarkan.

Adapun video viral tersebut menuai beragam komentar dari para netizen. Sebagian besar dari mereka menduga, bahwa resepsi pernikahan baru diselenggarakan setelah acara akad nikah berlangsung.

“Akad sama resepsi nya pasti beda sehari, jadi abis akad malemnya produksi, paginya baru resepsi,” tulis akun @dardirdurder.

“Mgkin nikahnya udh tinggal resepsi yg belakangan,” tulis akun lain, @Gustiar_5102.

@irene_septaria♬ Dj Ingin Ku Teriak Bilang I Love You Aku Cinta Kamu Bukan Main Main (Live) – Onel1443

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru