Ganjar Pranowo Klaim Durasi Debat Capres Kurang Untuk Pamer Rekam Jejak

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Calon presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo mengaku waktu debat calon presiden yang telah disediakan oleh KPU (Komisi Pemilihan Umum) masih sangat kurang dari kebutuhannya.

Ganjar yang pernah tersandung kasus korupsi e-KTP itu bahkan mengklaim durasi 120 menit tersebut tidak mampu mengakomodir semua tema serta apa yang akan disampaikannya kepada publik.

“Nggak akan bisa mengakomodir semuanya,” kata Ganjar dalam keterangannya pada Senin (11/12) seperti dikutip Holopis.com.

Oleh karena itu, Ganjar Pranowo yang mengaku sebagai petugas partai PDIP itu memanfaatkan semua momen undangan diskusi yang disiapkan pihak tertentu. Hal itu diangga menjadi panggung untuk memamerkan kemampuannya berbicara.

“Makanya kan, Apindo mengundang. Apindo ini melengkapi cerita-cerita soal debat yang sifatnya formal itu kan ya. Publik akan melihat tema-tema itu juga,” tukasnya.

Dalam momen di luar debat resmi tersebut, Ganjar mempersilahkan masyarakat untuk menilai dirinya dengan segala hal yang pernah dilakukannya terdahulu, termasuk saat pernah diperiksa di persidangan kasus korupsi.

- Advertisement -

“Tapi kan sebelum-sebelumnya ada pendapat, ada pengalaman, ada track record ada diskusi-diskusi seperti dengan Apindo. Itu jadi publik semuanya bisa menilai kawan-kawan,” ujarnya.

Diketahui sebelumnya bahwa pada debat pertama yang diselenggarakan oleh KPU RI (Komisi Pemilihan Umum), pada 12 Desember 2023 akan menjadi kesempatan para Capres untuk menjawab pertanyaan – pertanyaan yang sudah disusun oleh 11 panelis.

“Perlu kami  tegaskan lagi, tampil itu maksudnya tampil yang berdebat ya, jadi kalau  besok malam kesempatan  pertama adalah debat Capres maka yang tampil di panggung untuk berdebat  hanya Capresnya saja,” kata Ketua KPU RI, Hasyim Asy’ari, Senin (11/12).

Hasyim mengatakan, akan ada 18 pertanyaan, yang akan dibagi dalam 6 segemen. Kemudian masing-masing peserta debat capres akan mengambil pertanyaan secara acak sebelum masuk perdebatan.

“Masing-masing calon, masing-masing peserta debat capres  itu nanti  sebelum memasuki perdebatan mengambil dulu secara acak akan dapat pertanyaan yang mana, itulah yang akan  disampaikan oleh moderator,” jelasnya.

“Setelah mendapatkan itu, misalkan kesempatan pertama calon A  misalkan ya, kemudian calon B dan C diberikan  kesempatan untuk menanggapi apa yang  disampaikan oleh calon A. Dan setelah menanggapi, calon A  juga diberikan kesempatan untuk menanggapi  balik supaya kemudian clear di bagian perdebatan itu,” sambung Hasyim.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Ronald Steven
Ronald Steven
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU