HOLOPIS.COM, JAKARTA – Gunung Anak Krakatau kembali mengeluarkan erupsi dengan turut serta mengeluarkan abu vulkanik hari ini, Kamis (7/12) pukul 10.12 WIB.
Menurut data Pusat Vulanologi Mitigasi dan Bencana Geologi (PVMBG), seperti dikutip Holopis.com, Kamis (7/12), Gunung Anak Krakatau menyemburkan abu vulkanik sekitar 1000 meter (m) dari puncak gunung.
Erupsi Gunung Anak Krakatau tersebut terekam langsung dalam seismogram dengan amplitudo maksimum mencapai 62 milimeter (mm) dengan durasi kurang lebih dari 27 detik.
Dalam penampakan erupsinya, terlihat bahwa kolom abu berwarna abu-abu dengan intensitas tebal.
Dalam hal ini, sebelumnya Andi Suardi selaku Kepala Pos Pantau Gunung Anak Krakatau, menyebut bahwa Gunung Anak Krakatau ada di status level III atau dalam keadaan Siaga.
Ada pun imbauan dari PVMBG bahwa, masyarakat dilarang mendekati Gunung Anak Krakatau dalam radius sejauh 5 kilometer (km) dari kawah aktif.
“Saat ini Gunung Anak Krakatau berada pada Level III, Siaga, dengan rekomendasi masyarakat, nelayan, pendaki gunung, tidak mendekati gunung dengan radius lima kilometer,” ungkapnya.
Sebagai informasi tambahan, Gunung Anak Krakatau yang ada di perairan Selat Sunda, Kabuparen Lampung Selatan, per hari ini, Kamis (7/12) telah menyemburkan erupsi sebanyak dua kali.
Terakhir, Gunung Anak Krakatau menyemburkan abu vulkanik sekitar 500 meter dari puncak gunung api aktif, pada pukul 06.00 WIB dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dalam durasi kurang lebih sembilan detik.


