Pemerintah Bakal Bangun Industri Gula di Papua, Lengkap dengan Kebun Tebunya

653
0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Pemerintah berencana untuk membangun industri gula di Papua. Tak hanya pabrik, pembangunan industri tersebut juga lengkap dengan perkebunan tebu seluas 2 juta hektare (ha).

Hal itu sebagaimana disampaikan oleh Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman. Dia mengatakan, bahwa untuk pembangunan, akan dibangun pabrik gula terlebih dahulu di lahan seluas 200 ribu ha.

“Rencana 1 juta-2 juta ha, tapi untuk sementara 200 ribu ha untuk membangun pabrik gula. InsyaAllah gula kita jaya ke depan,” katanya di kantornya, Selasa (7/11) seperti dikutip Holopis.com.

Amran menuturkan, pemilihan Papua sebagai lokasi dibangunnya industri tersebut lantaran kondisi agro dan iklimnya yang cocok untuk tanaman tebu. Selain itu, Papua juga memiliki lahan yang luas dan terbilang strategis.

Meski demikian, Amran tidak merinci kapan waktu pastinya pabrik tersebut akan mulai dibangun, serta berapa jumlah pabriknya. Ia hanya mengatakan, nilai investasi dari masing-masing pabrik akan berkisar antara Rp2,5-3 triliun.

Dia juga memperkirakan, hasil produksi gula dari masing-masing pabriknya akan mencapai 8 ribu hingga 12 ribu ton per hari (TCD).

- Advertisement -

Amran menyebut, lahan di Papua yang akan dibangun pabrik gula tersebut merupakan milik perusahaan BUMN, ID Food. Namun ia tidak menutup kemungkinan adanya pihak swasta yang ikut berinvestasi di proyek tersebut.

“Kemudian nanti diundang swasta siapa yang berminat kita verifikasi. Kalau swasta syaratnya simple, punya uang, bangun. Sudah ada yang mendaftar,” ujarnya.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Khoirudin Ainun Najib
Khoirudin Ainun Najib
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU