Selasa, 25 Juni 2024
BerandaNewsPolhukamTPPO Berhasil Diungkap Bareskrim Polri, Jumlah Korban Capai 1.000 Orang

TPPO Berhasil Diungkap Bareskrim Polri, Jumlah Korban Capai 1.000 Orang

HOLOPIS.COM, JAKARTA – TPPO (Tindak Pidana Perdagangan Orang) jaringan internasional Indonesia-Amman Yordania-Arab Saudi, berhasil diungkap Bareskrim Polri berdasarkan informasi dari beberapa Kedutaan Besar Indonesia yang sedangan menangani para korban.

Dari hasil pendalaman yang dilakukan, Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Djuhandani Rahardjo Puro mengungkapkan ada 5 orang tersangka yang berhasil diamankan.

Berdasarkan pengakuan dari para tersangka, kegiatan perekrutan PMI (Pekerja Migran Indonesia) tersebut dilakukan sejak tahun 2015 dan diperkirakan sudah ada 1.000 korban.

“Aktivitas perekrutan PMI secara ilegal ini dilaksanakan sejak tahun 2015. Kalau kita jumlah mungkin perhitungan kami mencapai 1.000 orang korban yang sudah dikirim,” ujar Dirtipidum Bareskrim Polri dalam konferensi pers, Selasa (4/4).

Penerbit Iklan Google Adsense

Kelima tersangka yang berhasil diamankan, yakni MA (53), ZA (54), SR (53), RR (38) yang diamankan di wilayah Jawa Barat dan AS (58) diamankan di wilayah Jakarta Timur.

Para tersangka ini menjalankan aksinya, dengan modus menawarkan pekerjaan di Arab Saudi dengan gaji sebesar 1.200 riyal per bulan.

“Modus operandi yang dilakukan para tersangka yaitu menjanjikan para korban bekerja di Arab Saudi dengan gaji sebesar 1.200 riyal per bulan,” ungkap Brigjen Djuhandani.

Para tersangka akan dikenai Pasal 4 UU Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara dan denda paling banyak Rp600 juta.

Atau, Pasal 81 UU Nomor 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara dan denda paling banyak Rp15 miliar juncto Pasal 86 huruf b UU Nomor 17 Tahun 2017 dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun dan pidana denda paling banyak Rp 15 miliar.

Temukan kami juga di Google News
Presiden dan Wakil Presiden Terpilih 2024 - 2029
Sudaryono
BERITA LAINNYA

KPK Menanti Salinan Putusan Bersalah Eks Dirut Pertamina Karen Agustiawan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menanti salinan putusan majelis hakim yang memvonis eks Direktur Utama Pertamina Galaila Karen Kardinah atau Karen Agustiawan bersalah melakukan tindak pidana korupsi terkait pembelian gas alam cair atau liquefied natural gas (LNG) yang telah mengakibatkan kerugian keuangan negara. 

Polda Metro Sudah Tahu Aliran Dana Miliaran Rupiah ke Firli Bahuri

Polda Metro Jaya santai menanggapi keterangan eks Mentan Syahrul Yasin Limpo perihal adanya aliran dana Rp 1,3 miliar kepada Firli Bahuri.

Firli Bahuri Sebut SYL Bohong soal Terima Rp1,3 Miliar

Mantan Ketua KPK Firli Bahuri meradang dengan tuduhan Syahrul Yasin Limpo mengenai adanya penyerahan uang sebesar Rp 1,3 miliar.

Yasonna Loly Ngaku Takut Ngumpetin Harun Masiku

Menkumham Yasonna H Laoly mengklaim dirinya tidak terlibat dalam upaya pelarian kader PDIP Harun Masiku.

Tindaklanjuti Putusan PT Jakarta, Gazalba Saleh Kembali Dijebloskan KPK ke Bui ? 

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera menindaklanjuti putusan Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta yang membatalkan putusan sela majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta yang membebaskan Gazalba Saleh.

KPK Minta 3 Orang Dicegah Keluar Negeri Gegara Terseret Kasus Korupsi APD di Kemenkes

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta Direktorat Jenderal Imigrasi mencegah tiga orang bepergian ke luar negeri. Ketiga pihak yang dicegah terdiri dari ; seorang orang dokter dan dua pihak swasta.

HOLOPIS FEEDS