HOLOPIS.COM, JAKARTA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir mendorong agar Bank Indonesia (BI) memangkas bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga nol persen untuk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).
Menurutnya, pemangkasan bunga tersebut akan berdampak positif terhadap cost structure UMKM di Indonesia, dimana ia memperkirakan biaya pengeluaran itu bisa menurun hingga 7-8 persen.
Terkait hal tersebut, Menteri yang juga seorang pengusaha itu mengatakan bahwa pihaknya di Kementerian BUMN telah mengusulkan hal tersebut ke pihak parlemen, atau yang dalam hal ini yakni Komisi VI DPR RI.
“KUR sendiri saya sudah bicara dengan Komisi VI untuk mendorong agar bisa ada solusi juga ada pendanaan dari Bank Indonesia untuk UMKM. Kalau kita bisa mendapatkan dana dari Bank Indonesia yang porsi untuk UMKM yang mereka sudah punya alokasinya, itu (bunga) 0 persen,” ujar Erick, Jumat (9/9).
Dia menekankan bahwa bunga KUR yang rendah sudah seharusnya untuk terus didrorong. Terlebih saat ini para UMKM tengah berjuang dalam menghadapi situasi global yang penuh dengan ketidakpastian.
Erick lantas menyampaikan, bahwa dirinya pernah berfikir untuk membentuk suatu lembaga yang secara khusus bertugas di KUR. Namun sayangnya, pembentukan lembaga tersebut bukan ranah daripada Kementeriannya.
“Jadi bagiamana KUR ini bisa lebih tepat, lebih murah, ya memang harus kolaborasi dari pihak-pihak lain sehingga ini bisa efektif. Apakah itu perlu dibentuk Badan KUR, saya juga tidak bisa, ini bukan tupoksi saya,” ungkapnya.


