450 Warga Pamekasan Masih Mengungsi Pasca Bencana Banjir

0 Shares

PAMEKASAN, HOLOPIS.COM Ratusan warga Pamekasan, Jawa Timur masih bertahan di psoko pengungsian pasca bencana banjir setinggi 1 meter di daerah tersebut.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, banjir tersebut diketahui telah melanda 20 desa di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, sejak Selasa (1/3).

Banjir terjadi pascahujan dengan intensitas tinggi dan menyebabkan meluapnya daerah aliran sungai hingga menggenangi permukiman warga dan menyebakan 16.986 jiwa warga Kabupaten Pamekasan terdampak.

“Banjir dengan ketinggian muka air bervariasi antara 50 hingga 100 sentimeter ini menyebabkan 450 warga mengungsi ke tempat lebih aman,” kata Abdul, Kamis (3/3).

Adapun wilayah yang terdampak banjir, meliputi Desa Samiran dan Kodik di Kecamatan Propo. Desa Palengaan Dejeh dan Desa Rombuh di Kecamatan Palengaan. Desa Sumedangan, Desa Lemper, Desa Majungan, Desa Barurambat Timur, Desa Pademawu Timur, dan Desa Pademawu Barat di wilayah Kecamatan Pademawu.

Kemudian Desa Jungcangcang, Desa Gladak Anya, Desa Patemon, Desa Laden, Desa Jalmak, Desa Kangenan, Desa Parteker, Desa Barurambat Kota, Desa Bugih dan Desa Bettet yang terletak di kawasan Kecamatan Pamekasan.

- Advertisement -

Abdul menjelaskan, kondisi banjir saat inin berangsur surut di berbagai lokasi dan sebagian warga sudah kembali ke rumah untuk melakukan pembersihan dibantu oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI/Polri, pemerintah daerah dan juga relawan penanggulangan bencana.

“Meskipun banjir mulai surut, posko kesehatan dan dapur lapangan tetap difungsikan untuk melayani kebutuhan masyarakat,” imbuhnya.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Ronald Steven
Ronald Steven
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU