UMY Pecat Aktivis Mahasiswa Kangkangi 3 Mahasiswinya

0 Shares
Ukuran Teks:
20
Dengarkan:

Pelaku Seorang Aktivis Mahasiswa UMY

Perlu diketahui, bahwa salah seorang Mahasiswa berinisial MKA dinyatakan bersalah dalam kasus dugaan tindak kekerasan seksual terhadap sesama Mahasiswa di kampus milik organisasi Muhammadiyah itu.

MKA diketahui adalah aktivis Mahasiswa yang tercatat sebagai anggota BEM UMY. Dikatakan Gunawan, terduga pelaku adalah Mahasiswa di fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta angkatan 2017.

“MKA ini Mahasiswa jurusan Ekonomi angkatan 2017,” terang Gunawan.

Sementara itu, Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Hirjiyah Oktaviani membenarkan bahwa MKA adalah anggota BEM saat melakukan dugaan tidakan kekerasan seksual tersebut. Namun saat ini, ia sudah tidak aktif lagi sebagai anggota BEM dan statusnya sebagai demisioner.

“Dari hasil investigasi sementara ternyata terduga pelaku sudah bukan pengurus BEM tetapi sudah demisioner atau selesai masa kerjanya,” kata Hijriyah.

Kemudian, tak lama dari munculnya konferensi pers rektor UMY tersebut, muncul seorang pengguna akun Instagram bernama Kholid Maulana Tas (@khalidmaulanatas) mengunggah postingan, bahwa ia menyampaikan permohonan maaf atas kasus yang menyeret namanya.

“Saat ini saya masih berada di Yogyakarta dan proses sedang saya jalani di tingkat kapus dan saya bersikap kooperatif,” tulis @khalidmaulanatas.

Kemudian, masih di postingannya, ia meminta semua pihak untuk bisa menyelesaikan masalah tersebut dengan i’tikad yang baik. Sekaligus ia memastikan bahwa dirinya siap menjalani berbagai konsekuensi yang bisa menjeratnya nanti.

“Saya akan menjalankan proses ini dengan sebaik-baiknya dan bertanggungjawab penuh atas segala konsekuensi yang ada,” sambungnya.

Lebih lanjut, Khalid Maulana juga memohon agar kasusnya ini tidak menyeret-seret latar belakangnya sebagai aktivis Mahasiswa dan BEM di kampus UMY.

“Saya juga memohon untuk kebijakan dari teman-teman dalam masalah ini, agar kejadian yang melibatkan saya tidak disangkutpautkan dengan latar belakang saya,” tegasnya.

Saat ini, akun Twitter bernama Khalid Maulana pun ramai menjadi target komentar para netizen. Bahkan ada yang sampai komentar tentang hypersex yang diklaim dialami oleh seorang Mahasiswa Universitas Muhammadiyah tersebut.

Dan diketahui, ia adalah salah satu aktivis yang aktif melakukan unjuk rasa dan penggerak Gejayan.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Muhammad Ibnu Idris
Tim Penulis & Editor
Muhammad Ibnu Idris
Apresiasi untuk Muhammad Ibnu Idris

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO & ShopeePay.
0 Shares

💬 Diskusi Pembaca

0 Komentar

Masuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan masukan!