JAKARTA, HOLOPIS.COM – Pimpinan World Health Organization (WHO) mengatakan kepada negara-negara kaya dengan stok vaksin besar, untuk tidak lagi menawarkan suntikan booster hingga akhir tahun.
Sebelumnya WHO sudah memberikan permintaan tersebut, namun para negara-negara yang disebutkan seolah menutup kuping mereka.
Dilansir dari ABC news, Direktur Jendral WHO Tedros Adhanom Gheberyesus mengatakan bahwa ia sangat kaget mendengar komentar asosiasi produsen farmasi terkemuka pada sehari sebelumnya, yang mengatakan bahwa pasokan vaksin cukup tinggi, sehingga memungkinkan suntikan booster dan vaksinasi di negara-negara yang sangat membutuhkan suntikan tetapi menghadapi kekurangan stok.
“Saya tidak akan diam saja ketika para perusahaan dan negara-negara yang memiliki kontrol terhadap stok vaksin menganggap bahwa negara miskin harus cukup puas dengan vaksin-vaksin sisa”, katanya dalam sebuah konferensi pers di Geneva.
Tedros sebelumnya menyerukan “moratorium” untuk suntikan booster hingga akhir September.
Meski demikian, negara-negara kaya seperti Israel, Inggris, Denmark, Prancis, Jerman, Spanyol, dan Amerika Serikat justru memulai atau sedang mempertimbangkan rencana untuk menawarkan suntikan ketiga vaksin dua dosis kepada masyarakat negara mereka yang rentan seperti orang tua atau mereka yang memiliki sistem imun yang lemah.

