Buruh Tunggu Janji PLN, 18 Juni THR Lunas

0 Shares
Ukuran Teks:
20
Dengarkan:

JAKARTA, HOLOPIS.COM – Ketua Umum Serikat Pekerja Elektronik-Elektrik (SPEE) Abdul Bais menyampaikan, bahwa ada titik terang dari polemik pihaknya dengan manajemen PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero tentang persoalan Tunjangan Hari Raya (THR) tahun 2021 yang banyak belum terbayarkan.
“Hari Selasa kemarin tanggal 15 jam 8 pagi, ada informasi bahwa pihak PLN sudah mendiskusikan permasalahan ini yang akhirnya menginstruksikan ke semua vendor dan anak usaha PLN untuk lakukan pembayaran kekurangan THR paling lambat 18 Juni 2021,” kata Abdul Bais dalam konferensi pers virtualnya, Rabu (16/6).
Setidaknya, ada 113.000 karyawan outsourcing (OSPLN) yang akan menerima pembayaran THR dari kesepakatan antara pihak SPEE FSPMI dengan manajemen PT PLN Persero.
Ia mengatakan bahwa sebelumnya telah diagendakan akan melakukan aksi unjuk rasa lanjutan terkait dengan tuntutan pemenuhan hak mereka. Hanya saja karena ada kesepakatan kedua belah pihak, rencana aksi unjuk rasa di seluruh kantor cabang PT PLN Persero ditunda.
“Aksi tanggal 16 akhirnya kami batalkan karena sudah ada i’tikad baik. Kami tetap punya komitmen-komitmen bentuk perjanjian bersama mewakili semua wilayah bahwa kekurangan bayar THR maksimal 18 Juni,” ujarnya.
Namun ia tetap berharap kesepakatan itu benar-benar dipenuhi dan diselesaikan oleh perusahaan plat merah tersebut.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Muhammad Ibnu Idris
Tim Penulis & Editor
Muhammad Ibnu Idris
Apresiasi untuk Muhammad Ibnu Idris

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO & ShopeePay.
0 Shares

💬 Diskusi Pembaca

0 Komentar

Masuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan masukan!

YANG BARU