Ahmad Luthfi Curhat Kena Semprot Warga Jepara Gegara Ini

0 Shares

HOLOPIS.COM, JEPARA Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Luthfi harus berhadapan dengan warga Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, yang marah dengan permasalahan yang ada di Kota Ukir tersebut.

Dalam acara Rembug Selapanan di Pendapa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara, Lutfi yang pada saat itu baru dilantik sebagai Kepala Daerah di Jateng, harus pasrah kena marah warga, salah satunya terkait perbaikan jalan.

- Advertisement -Hosting Terbaik

“Saya baru masuk kantor (Pemprov Jateng) baru sehari, sampai (Jepara) sini sudah diucel-ucel kan bagaimana ya? Belum kerja sudah dimarahi,” kata Luthfi dalam bahasa Jawa, seperti dikutip Holopis.com, Senin (11/3).

Pada acara yang juga dihadiri oleh Bupati Jepara, Witiarso Utomo dan Wakil Bupati Jepara, Muhammad Ibnu Hajar itu, masyarakat Jepara bergantian menyampaikan keluh kesah mereka.

- Advertisement -

Kebanyakan dari mereka, mengeluhkan terkait permasalahan infrastruktur di Jepara, dimana banyak jalanan hingga jembatan yang mengalami kerusakan.

Menanggapi keluhan itu, Ahmad Luthfi menganggapmya sebagai sebuah masukan bagi pihaknya di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng. Ia menyebut, berbagai masukan itu nantinya menjadi bekal pihaknya untuk berkoordinasi dengan pemerintah pusat.

“Masukan bapak ibu merupakan obat untuk saya. Susah dicatat sama beliau-beliau ini untuk bahan saya koordinasi dengan pemerintah pusat,” tuturnya.

Pun dalam waktu dekat ini, mantan Kapolda Jateng itu memerintahkan penambalan jalan terlebih dahulu untuk menghadapi momen mudik Idulfitri dan Lebaran 1446 Hijriah/2025 Masehi.

Setelahnya, baru akan dilakukan peningkatan jalan. Namun pekerjaan itu akan dilakukan pihaknya secara bertahap, sesuai dengan ketersediaan anggaran.

“Kami tadi sudah melakukan eksplorasi di wilayah Jepara. Jadi layanan dasar menjadi prioritas kami dengan Gus Yasin, yang itu harus kita kolaborasikan dengan para bupati dan walikota,” tuturnya.

“Misalnya infrastruktur, jalan-jalan di tempat kita pada saat arus mudik dan balik harus clear, tidak ada bolong-bolong lagi,” imbuhnya.

Kendati demikian, ia menegaskan pihaknya di Pemprov membuka call center yang langsung berhubung dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU), sebagai respon cepat atas penanganan jalan rusak yang menjadi kewajiban Pemprov Jateng.

“Khusus jalan dibuka call center langsung telepon ke Dinas PU dan setiap hari saya kontrol itu,” pungkasnya.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

holopis