JAKARTA – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menegaskan bahwa Indonesia kini bukan hanya menjadi pengguna atau pasar teknologi, tetapi juga telah menciptakan inovasi yang diakui dunia.
Salah satu bukti konkret dari kemajuan ini adalah sistem pembayaran digital nasional, QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) yang kian masif digunakan tak hanya oleh masyarakat Indonesia, tetapi masyarakat mancanegara.
“Ini adalah bukti bahwa Indonesia tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga mampu menciptakan inovasi teknologi yang diakui dan dipercaya dunia,” kata Gibran dalam pernyataan di kanal YouTube pribadinya, dikutip Holopis.com, Minggu (18/5).
Gibran menjelaskan, QRIS saat ini telah menjangkau 56 juta pengguna dan lebih dari 38 juta merchant, di mana 93 persen di antaranya merupakan pelaku UMKM.
Keberadaan QRIS dianggap menjadi game changer dalam transformasi sistem pembayaran nasional—memberikan kemudahan bertransaksi tanpa uang tunai, hanya melalui satu pemindaian QR code dari aplikasi pembayaran apa pun.
Menurutnya, sebelum 2019, transaksi digital masih menyisakan banyak kendala. Transfer antar bank dikenakan biaya, proses panjang, serta tidak semua pedagang menerima pembayaran non-tunai. “Dulu kita memang bisa pakai dompet digital, tapi sayangnya tidak berlaku luas, tergantung penjualnya. Sekarang, bahkan beli kerak telor di kaki lima pun bisa pakai QRIS,” tambahnya.
Peningkatan pengguna QRIS juga disokong oleh generasi muda, terutama Gen Z, yang dikenal adaptif terhadap teknologi. “Gen Z yang ke mana-mana hanya bawa HP, jarang bawa dompet, itu yang mempercepat adopsi teknologi pembayaran ini,” ujar Gibran.
Data dari Bank Indonesia mencatat, per Maret 2025 volume transaksi QRIS meningkat 173 persen dibanding tahun sebelumnya, dengan nilai transaksi mencapai Rp104 triliun—naik 149 persen dari tahun lalu.
Gibran pun menekankan bahwa inovasi seperti QRIS adalah bagian penting dari ekosistem industri keuangan nasional yang tidak hanya mendorong inklusi ekonomi, tetapi juga memperkuat kedaulatan negara di tengah persaingan global.
“Seperti yang ditegaskan oleh Presiden Prabowo, industri keuangan adalah garda terdepan dalam menjaga kedaulatan sebuah bangsa. QRIS adalah bagian dari itu. Mari kita dukung penggunaan QRIS dalam keseharian kita, karena dari sana tersimpan harapan besar tentang ekonomi yang inklusif dan bangsa yang berdaulat,” pungkas Gibran.

