Ekobiz
Sisa Ikan Sukabumi Capai 10 Ton Sebulan, KKP Bidik Jadi Mesin Ekonomi Baru
HOLOPIS.COM, SUKABUMI – Sukabumi ternyata menyimpan potensi bisnis dari sisa ikan hingga 10 ton per bulan. KKP kini membidiknya jadi sumber nilai tambah baru.
Sisa pengolahan ikan di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mulai dilirik sebagai sumber ekonomi baru.
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendorong pemanfaatan bahan sisa tersebut agar tidak sekadar berakhir sebagai limbah, tetapi bisa diolah menjadi produk bernilai tambah.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi Sri Padmoko menyebut sisa dari proses pengolahan fillet ikan dapat mencapai sekitar 500 kilogram per hari atau setara 10 ton per bulan.
Jumlah tersebut menjadi salah satu alasan KKP mendorong pengembangan industri diversifikasi produk perikanan nonpangan dalam skala mikro dan kecil berbasis potensi lokal.
Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (Plt Dirjen PDSPKP) KKP Erwin Dwiyana mengatakan pemanfaatan hasil samping perikanan dapat memberikan nilai ekonomi sekaligus mendukung penerapan ekonomi biru.
“Industri diversifikasi juga mendukung implementasi ekonomi biru yang menekankan pada prinsip keberlanjutan ekologi,” kata Erwin di Jakarta, Jumat (2/10/2026).
Menurut Erwin, sumber bahan baku juga tersedia dari aktivitas pendaratan, penanganan, dan pengolahan ikan di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Palabuhanratu.
Dari kegiatan tersebut, hasil samping berupa kepala, tulang, kulit, sisik hingga jeroan diperkirakan mencapai 50-100 kilogram setiap hari.
Bahan-bahan tersebut berpotensi menimbulkan pencemaran apabila tidak ditangani dengan baik.
Namun, KKP melihat sisi lain dari persoalan tersebut, yakni peluang untuk menciptakan kegiatan usaha baru.
“Ini bukan sekadar penanganan limbah produksi perikanan, tapi membuka peluang usaha produk nonpangan dan dapat meningkatkan penyerapan tenaga kerja,” ujarnya.
Salah satu peluang yang dikembangkan adalah mengubah hasil samping tersebut menjadi tepung ikan.
ARTIKEL TERKAIT
- RI Menuju Swasembada Energi, Proyek DME Kutai Timur Siap Kurangi Impor LPG
- Prabowo Tekankan Akselerasi Hilirisasi: Rakyat Ingin Kemajuan Cepat
- Indonesia-Brasil Sepakat Perkuat Kerja Sama Perdagangan dan Investasi
- Rosan Sebut Kunjungan Presiden Prabowo ke Jepang-Korea Tingkatkan Kepercayaan Investor Global
- Presiden Prabowo Sebut Kunci Keberhasilan Investasi di Indonesia karena Kepercayaan hingga Keadilan Penegakkan Hukum