Kuliner
Resep: Cangkuak, Dengan Olahan Air Tajin Masakan Daerah.
HOLOPIS.COM, JAKARTA— Air rebusan nasi atau air tajin ternyata tidak hanya dapat diminum, tetapi juga bisa dimanfaatkan sebagai bahan dasar masakan tradisional. Salah satunya adalah cangkuak, sajian sederhana dengan kuah gurih dan pedas yang dipadukan dengan ikan teri, tomat, serta kentang. Hidangan ini menghadirkan cita rasa rumahan yang sederhana sekaligus menjadi bagian dari kekayaan kuliner tradisional yang patut dikenalkan dan dilestarikan.
Cangkuak dapat dibuat menggunakan bahan-bahan sederhana yang mudah ditemukan di dapur. Proses memasaknya pun cukup praktis. Berikut bahan dan cara pembuatannya:
Bahan-bahan:
- 1 ons cabai giling halus
- 1 buah tomat
- ½ ons ikan teri
- 1 siung bawang putih
- 2 siung bawang merah
- 1 kg kentang
- Garam secukupnya
- Sasa secukupnya
- Bawang daun secukupnya
- 13 ml air rebusan nasi atau air tajin
- 1 sendok makan minyak goreng
Cara Pembuatan:
- Iris bawang merah dan bawang putih hingga tipis.
- Potong tomat menjadi bagian-bagian kecil.
- Potong kentang berbentuk dadu dengan ukuran cukup besar.
- Masukkan cabai giling halus ke dalam wadah atau panci yang digunakan untuk memasak.
- Tambahkan ikan teri dan tomat yang telah dipotong kecil.
- Masukkan kentang yang sudah dipotong dadu.
- Tambahkan irisan bawang merah dan bawang putih.
- Tuangkan satu sendok makan minyak goreng.
- Masukkan Sasa dan garam secukupnya sesuai selera.
- Siramkan air rebusan nasi atau air tajin ke dalam masakan.
- Masak seluruh bahan hingga kuah mendidih dan kentang matang.
- Setelah matang, tambahkan bawang daun sebagai pelengkap.
- Cangkuak siap disajikan selagi hangat.
Perpaduan cabai dan ikan teri memberikan cita rasa gurih dan pedas, sedangkan kentang membuat hidangan ini lebih mengenyangkan. Penggunaan air tajin sebagai bagian dari masakan juga memberikan keunikan tersendiri pada sajian sederhana ini.
Untuk itu, Sahabat Holopis, menikmati cangkuak bukan hanya soal mencicipi hidangan rumahan, tetapi juga dapat menjadi salah satu cara untuk mengenal, menjaga, dan melestarikan cita rasa kuliner tradisional daerah agar tetap dikenal dari generasi ke generasi.