Nah Loh! PKS Ogah Akui Edy Mulyadi Sebagai Kader

BERITA TERKAIT

JAKARTA, HOLOPIS.COMNama Edy Mulyadi mencuat usai dirinya menyebut bahwa Ibu Kota Negara (IKN) baru di Kalimantan Timur (Kaltim) sebagai tempat ‘jin buang anak’.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid menegaskan, bahwa Edy Mulyadi bukan kader internal PKS.

Wakil Ketua MPR RI tersebut mengakui, bahwa pada Pemilu tahun 2019 lalu, Edy Mulyadi memang pernah terdaftar sebagai (calon legislatif) caleg PKS, namun bukan dari jalur kader, melainkan dari jalur eksternal partai.

“Beliau bukan kader PKS. Memang pernah jadi caleg PKS pada Pemilu 2019, tapi dari jalur eksternal Partai atau non kader,” kata Hidayat Nur Wahid kepada wartawan, (23/1).

Sehingga, apa yang disampaikannya tentang IKN Nusantara tersebut, tidak mewakili pernyataan resmi dari PKS.

“Maka pernyataan-pernyataan beliau sama sekali tidak mewakili kader PKS atau sikap resmi PKS. Sikap PKS soal IKN sudah disampaikan oleh FPKS DPR RI, para Jubir maupun pimpinan PKS,” tegasnya.

Sebagaimana diketahui, pernyataan Edy Mulyadi yang menyebut bahwa Kalimantan Timur yang akan dijadikan lokasi IKN baru sebagai tempat ‘jin buang anak’, mendapat kecaman dari berbagai pihak.

“Bisa memahami gak, ini ada tempat sebuah elit, punya sendiri, yang harganya mahal, punya gedung sendiri, lalu dijual pindah ke tempat jin buang anak,” ujar Edy Mulyadi dalam potongan video segmen pertama.

“Pasarnya siapa, kalau pasarnya kuntilanak, genderuwo ngapain gue bangun di sana,” tutur Edy Mulyadi dalam potongan video segmen kedua.

BERITA TERBARU

TERPOPULER

REKOMENDASI