Sandi Ingatkan Dunia Usaha Tak Kaget Covid-19 Meningkat Awal Februari

BERITA TERKAIT

MAGELANG, HOLOPIS.COMMenteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mewanti-wanti para pelaku usaha, pariwisata dan ekonomi kreatif di seluruh Indonesia memastikan protokol kesehatan Covid-19 terus diterapkan dan jangan sampai kendur.

Karena menurutnya, ikhtiar menghadapi penyebaran Covid-19 saat ini adalah kepatuhan semua pihak terhadap protokol kesehatan, dan dibantu oleh vaksinasi dosis lengkap.
“Protokol kesehatan itu adalah kunci utama kita dibarengi dengan vaksinasi,” kata Sandiaga Uno di Magelang, Jawa Tengah, Minggu (16/1).

Terkait varian Omicron, politisi Partai Gerindra ini pun memberikan optimisme bahwa mayoritas pengidap virus Covid-19 varian ini tidak memiliki gejala. Pun jika ada gejala, cenderung sifatnya ringan.

Namun demikian, vaksinasi menjadi sangat penting agar meminimalisir dampak buruk dari infeksi virus Covid-19 varian apapun. Karena pada dasarnya, mayoritas yang bergejala ringan maupun yang tidak bergejala karena sudah mendapatkan suntik vaksinasi.

“Dan alhamdulillah Omicron ini 80% tanpa gejala, 20% gejala ringan. Nah kalau kita sudah divaksin apalagi booster itu, kita akan lebih kuat lagi menangani Omicron,” tuturnya.

Memang tren kasus penularan Covid-19 terus meningkat karena maraknya virus Omicron yang lolos masuk ke Indonesia. Pun demikian, Sandi tetap menyerukan agar semua pihak tidak kaget jika tiba-tiba muncul gelombang ketiga virus Covid-19. Caranya adalah dengan tetap mempersiapkan diri dan mematuhi segala aturan yang diimbaukan oleh pemerintah dan lembaga kesehatan yang ada.

“Jadi jangan kaget kalau akhir bulan Januari (atay) awal Februari kasusnya akan meningkat,” tandasnya.

“Tapi pariwisata dan ekonomi kreatif tetap dijalankan dengan protokol kesehatan. Itu saja yang saya titip,” imbuhnya.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini mengatakan bahwa panik dalam menyikapi pandemi Covid-19 harus dijauhi. Semua pihak punya tanggung jawab yang sama dalam mengatasi pandemi ini.

“Jangan terlalu panik, tapi kita banyak doa sekaligus ketat terhadap prokes. Jangan lupa PeduliLindungi juga dipasang di setiap destinasi-destinasi pariwisata dan sentra ekonomi kreatif,” tuturnya.

Bagi Sandi, peran aktif ini akan sangat membantu ekonomi dan industri kreatif di Indonesia tetap bisa survive di tengah tekanan akibat Covid-19.

“Protokol kesehatan dan vaksinasi adalah kunci utama ikhtiar kita untuk bisa melindungi diri dan orang di sekeliling kita agar tidak tertular. Sehingga kegiatan-kegiatan ekonomi, pariwisata dan UMKM tetap berjalan, lapangan kerja terbuka luas dan ekonomi bisa bangkit serta tumbuh kembali,” pungkasnya.

BERITA TERBARU

TERPOPULER

REKOMENDASI