Ragam
Penjualan Tiket Nataru Capai 2,2 Juta dari 3,5 Juta Kursi yang Disediakan
HOLOPIS.COM, JAKARTA – PT KAI (Kereta Api Indonesia) Persero mencatat penjualan tiket pada masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 mendapat sambutan positif. Untuk periode tersebut tercatat sebanyak 2.279.308 tiket telah terjual hingga Minggu, 21 Desember 2025 pukul 08.00 WIB.
Vice Presiden Corporate Communication KAI Anne Purba merinci, hingga hari ini penjualan tiket kereta api jarak jauh tercatat sebanyak 2.034.917 tiket, atau 73,7 persen dari kapasitas 2.761.048 tempat duduk. Sementara itu, penjualan tiket kereta api lokal mencapai 244.391 tiket, setara 32,8 persen dari total 745.056 tempat duduk.
Selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026, KAI menyediakan total 3.506.104 tempat duduk pada layanan kereta api jarak jauh dan kereta api lokal. Ini diperuntukan guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, termasuk perjalanan wisata, silaturahmi keluarga, serta aktivitas ekonomi di berbagai daerah.
Selain itu, pada masa Nataru, KAI memberikan diskon tarif sebesar 30 persen yang berlaku pada 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026. Ada sebayak total 1.509.080 tempat duduk yang disediakan dalam program tersebut
“Hingga 21 Desember 2025 pukul 08.00 WIB, tiket kereta api ekonomi komersial dengan tarif diskon telah terjual sebanyak 808.543 tiket atau 54 persen,” ujar Anne dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (21/12).
KAI mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan sejak dini serta melakukan pembelian tiket melalui aplikasi Access by KAI agar memperoleh pilihan jadwal, rute, dan layanan yang sesuai selama periode Natal dan Tahun Baru.
ARTIKEL TERKAIT
- KAI Expo 2023 Ada Banyak Promo Tiket Kereta Api, Kelas Ekonomi Hanya Rp 50 Ribu
- Rekomendasi Comfort Food untuk Temani Malam Tahun Baru
- KAI Railway Cyclist Fest 2024 Siap Hadirkan Petualang Bersepeda di Jalur Ikonik Bandung
- Jelang Puncak Arus Mudik KAI Catat Lonjakan Penumpang Hingga 89 Persen
- PT KAI Daop 1 Jakarta, Daop 2 Bandung, dan Daop 3 Cirebon MoU dengan Kejati Jabar