Ragam
Kurban untuk Palestina, Ikhtiar Hadirkan Kebahagiaan Iduladha di Tengah Krisis Gaza
JAKARTA – Hari Raya Iduladha selalu identik dengan kebahagiaan, kebersamaan, dan melimpahnya hidangan bagi keluarga muslim di berbagai penjuru dunia. Namun di tengah konflik berkepanjangan yang melanda Palestina, terutama Gaza, suasana itu belum tentu dapat dirasakan sepenuhnya oleh masyarakat setempat.
Keterbatasan fasilitas dasar akibat konflik membuat kehidupan warga Palestina semakin sulit. Pasokan listrik yang terbatas hingga rusaknya berbagai infrastruktur menyebabkan penyimpanan bahan pangan, termasuk daging kurban, menjadi tantangan tersendiri.
Berangkat dari kondisi tersebut, Dompet Dhuafa kembali mengajak masyarakat Indonesia untuk menyalurkan kurban bagi rakyat Palestina melalui program “Kurban Canned Palestina”.
Program ini menghadirkan konsep pengemasan daging kurban dalam bentuk kaleng agar lebih tahan lama dan dapat menjadi bagian dari ketahanan pangan keluarga Palestina.
Dompet Dhuafa menjelaskan, melimpahnya daging saat Iduladha sering kali tidak sebanding dengan kemampuan warga untuk menyimpan daging dalam waktu panjang karena minimnya fasilitas pendingin dan listrik. Oleh sebab itu, pengalengan daging menjadi solusi agar manfaat kurban dapat dirasakan lebih lama oleh para penerima manfaat.
Dalam pelaksanaannya, hewan kurban akan dipotong sesuai syariat Islam pada hari raya Iduladha hingga hari tasyrik di India. Setelah itu, proses pengulitan, pemotongan, hingga pengemasan dilakukan di lingkungan yang bersih dan steril sebelum akhirnya dikirim menuju Gaza, Palestina.
Daging kurban dalam kemasan kaleng tersebut diperkirakan tiba dan didistribusikan kepada masyarakat Gaza dalam waktu sekitar 50 hingga 60 hari.
Program ini menjadi salah satu bentuk solidaritas kemanusiaan masyarakat Indonesia kepada rakyat Palestina yang hingga kini masih menghadapi berbagai keterbatasan akibat konflik berkepanjangan.
Melalui kurban, masyarakat tidak hanya berbagi makanan, tetapi juga menghadirkan harapan dan kepedulian bagi saudara sesama muslim yang sedang berada dalam kondisi sulit.
Momentum Iduladha pun menjadi pengingat bahwa nilai utama kurban bukan hanya tentang menyembelih hewan, melainkan juga menghadirkan manfaat dan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan, termasuk rakyat Palestina.
ARTIKEL TERKAIT
- Novel : Jangan Ragu Gunakan APBN untuk Kurban Rakyat
- Heboh Donald Trump Klaim Akan Ambil Alih Gaza, Apa Maksudnya?
- Israel Terus Bombardir Rafah, Tak Peduli Tangisan Dunia dan Ancaman AS
- Retno Marsudi Ngumpul Bareng Executive Board WHO, Bahas Bantuan untuk Gaza
- Israel Mulai Serang Kantor Federasi Sepakbola Palestina!