Polhukam

Haidar Alwi Anggap Hasto Star Syndrome

Muhammad Ibnu Idris
Bagikan:

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Pendiri Haidar Alwi Institute (HAI), Habib R Haidar Alwi Shihab menilai bahwa tudingan Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto yang menyebut Presiden Jokowi berupaya merebut kursi Ketua Umum PDI Perjuangan dari Megawati Soekarnoputri adalah pernyataan yang terlalu imajiner dan halusinatif.

Apalagi sebelumnya, Hasto Kristiyanto juga membuat perumpamaan dengan menyamakan Gibran Rakabuming Raka dengan sopir truk di bawah umur pemicu kecelakaan beruntun di Gerbang Tol Halim.

Bagi Habib Haidar, Hasto sebaiknya datang ke psikiater untuk memeriksakan kondisi kejiwaannya ketimbang memegang microphone dan membuat statemen yang ngawur.

“Star Syndrome memang suka berhalusinasi. Mending konsultasi ke dokter, psikolog atau psikiater. Harus segera ditangani biar ngga bikin kacau negara ini,” kata R Haidar Alwi, Kamis (4/4) seperti dikutip Holopis.com.

Ia menilai, sebagian politikus PDI Perjuangan sudah lama menunjukkan gejala-gejala Star Syndrome terutama setelah memenangkan Pemilu 2014 dan 2019.

Hal itu memicu timbulnya kesombongan berlebihan, sibuk dalam fantasi seolah-olah kesuksesan itu abadi hingga tidak menyadari turunnya kinerja partai, merasa paling superior serta merendahkan atau meremehkan pihak lain.

“Menganggap tanpa partainya Jokowi bukan apa-apa. Mereka lupa bahwa rakyatlah pemegang kedaulatan, rakyatlah yang menentukan. Jika memang karena partai, kenapa capres-cawapres yang diusung PDI Perjuangan kalah di Pilpres 2024?,” imbuh R Haidar Alwi.

Kekalahan PDI Perjuangan dalam Pilpres 2024 membuat Star Syndrome itu semakin parah. Terasa sangat menyakitkan karena menimbulkan luka dan depresi mendalam.

Pasalnya, kekalahan itu diperoleh dari seorang anak muda kader potensial yang disia-siakan bahkan diangap remeh, Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Presiden Jokowi.

“Mereka tidak percaya dan tidak terima dikalahkan. Padahal kekalahan itu karena kesalahan mereka sendiri. Tahu kan gimana banteng luka? Seruduk sana seruduk sini. Ya begitulah Hasto dan kawan-kawan,” pungkasnya.

ARTIKEL TERKAIT