NTT

Gempa 7,7 Bikin NTT Gelap, Kini Listrik Mulai Dipulihkan Bertahap

Ronalds Petrus Gerson
Bagikan:

HOLOPIS.COM, JAKARTA — Pemulihan pasokan listrik di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak gempa bumi terus dikebut pemerintah. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebut kondisi kelistrikan mulai membaik, meski belum seluruh wilayah kembali mendapat pasokan secara normal.

“Perlahan-lahan sudah mulai ada perbaikan, termasuk juga listrik. Awalnya banyak daerah yang kena itu mati lampu, sekarang perlahan-lahan sudah bisa kita selesaikan,” kata Bahlil kepada wartawan di Jakarta Barat, Selasa.

Menurut Bahlil, proses pemulihan belum bisa dinyatakan selesai sepenuhnya. Kendala masih terjadi pada penyaluran listrik dari gardu induk menuju sejumlah lokasi yang terdampak bencana.

Ia menjelaskan, gardu induk di wilayah terdampak sudah kembali beroperasi. Namun, pemulihan jaringan hingga ke titik-titik pelanggan membutuhkan waktu tambahan.

“Sudah barang tentu belum 100 persen karena gardu induknya itu sudah nyala tapi untuk suplai ke lokasinya itu yang membutuhkan beberapa waktu lagi sedikit,” ujarnya.

Pemerintah, lanjut Bahlil, terus mendorong percepatan perbaikan jaringan listrik agar kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak bisa kembali terpenuhi.

Bahlil juga mengatakan Direktur Utama PLN masih berada di lokasi bencana untuk memantau langsung proses pemulihan. Langkah tersebut dilakukan agar penanganan kelistrikan dapat berjalan lebih cepat dan optimal.

“Kita akan bekerja keras terus, Dirut Pertamina sama PLN kemarin masih berada di lokasi bencana dan kita sangat serius,” kata Bahlil.

Sebelumnya, gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur pada Sabtu (15/8) sekitar pukul 05.58 WITA.

Pusat gempa berada di sekitar 100 kilometer barat laut Maumere. Guncangan tersebut berdampak pada sejumlah wilayah dan membuat ribuan warga harus mengungsi.

Pemulihan infrastruktur, termasuk jaringan listrik, kini menjadi salah satu bagian penting dalam penanganan pascabencana. Pemerintah masih melakukan perbaikan secara bertahap di wilayah yang terdampak.

ARTIKEL TERKAIT