Polhukam
DPR Tegaskan Tidak Perlu Bentuk Panja untuk Masalah Pertamina
JAKARTA – Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, Kawendra Lukistian menyampaikan pandangan tajamnya terkait tantangan yang dihadapi Pertamina. Ia menegaskan bahwa pembentukan Panitia Kerja (Panja) untuk menyelidiki permasalahan di Pertamina tidak diperlukan.
“Kita harus memberikan kepercayaan penuh kepada penegak hukum yang telah bekerja optimal. Di era Pak Prabowo, penegakan hukum luar biasa dan dilakukan secara maksimal,” ujar Kawendra, Selasa (11/3) seperti dikutip Holopis.com.
Kawendra juga menyoroti komitmen Presiden terpilih Prabowo Subianto dalam memberantas korupsi secara menyeluruh. Menurutnya, langkah ini menjadi fondasi penting untuk masa depan bangsa.
“Pak Prabowo berkomitmen memberantas korupsi dengan tegas. Salah satu tugas utama adalah membersihkan dari dalam dan memperbaiki catatan yang perlu dirapikan,” tambahnya.
Ia mengingatkan bahwa Indonesia hanya membutuhkan tiga pilar utama untuk bangkit: pemerintahan yang bersih, strategi yang benar, dan manajemen yang baik. Kawendra optimis bahwa Pertamina dapat menjadikan tantangan sebagai peluang untuk naik kelas.
“Kondisi Pertamina saat ini penuh tantangan, tetapi ini peluang besar. Kami yakin banyak individu di Pertamina yang memiliki semangat merah-putih,” katanya.
Sebagai penutup, Kawendra mendorong Pertamina untuk mengadopsi teknologi tinggi, termasuk kecerdasan buatan (AI), guna mendeteksi potensi kecurangan sejak dini.
“Dengan teknologi yang tepat, kejanggalan dalam sistem dapat terdeteksi lebih cepat, sehingga mitigasi lebih efektif,” tutupnya.
ARTIKEL TERKAIT
- Rieke Alias Oneng Tolak Rencana Ojol Dihapus dari Daftar Penerima BBM Subsidi
- Dasco Ingatkan yang Tak Setuju KUHAP Bisa Uji Formil di MK
- Jaksa Agung Ancam Koruptor Kasus Pertamina Hukuman Mati
- Demo 28 Agustus Ricuh, Massa Kocar-kacir Usai Aparat Tembakkan Gas Air Mata
- Puan Harap Pemerintah Gerak Cepat Penuhi Kebutuhan Korban Banjir Bali