Internasional
Delapan Negara Muslim Kecam Rencana Permukiman Baru Israel di Tepi Barat
HOLOPIS.COM, JAKARTA – Delapan negara mayoritas Muslim mengecam persetujuan Israel atas pendirian lebih dari 30 permukiman baru di Tepi Barat yang diduduki. Kecaman tersebut juga mencakup meningkatnya kekerasan yang dilakukan pemukim terhadap warga Palestina.
Pernyataan itu disampaikan bersama oleh menteri luar negeri Pakistan, Mesir, Turkiye, Indonesia, Yordania, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab pada Kamis (23/4). Para menteri menilai kebijakan tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap hukum internasional.
“Menyatakan persetujuan Israel terhadap permukiman baru tersebut sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional,” demikian bunyi pernyataan bersama, dikutip Holopis.com, Jum’at (24/4).
Mereka juga mengecam serangan pemukim Israel yang terjadi belakangan ini, termasuk terhadap sekolah dan anak-anak Palestina. Selain itu, langkah tersebut dinilai dapat menghambat upaya perdamaian yang selama ini diupayakan melalui solusi dua negara.
Para menteri juga menyoroti insiden penyusupan berulang oleh pemukim Israel dan sejumlah pejabat ke kompleks Masjid Al-Aqsa yang terjadi di bawah perlindungan aparat keamanan Israel.
Dalam pernyataan tersebut, mereka kembali menegaskan dukungan terhadap pembentukan negara Palestina merdeka berdasarkan perbatasan 4 Juni 1967, dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota.
ARTIKEL TERKAIT
- Alasannya Unik, Ini Awal Mula Semangka Jadi Lambang Solidaritas Palestina
- Bertemu Putra Mahkota Abu Dhabi, Xi Jinping Ajukan Proposal 4 Poin soal Perdamaian Timur Tengah
- Chatib Basri Sebut Defisit APBN Bisa Tembus Rp 300 Triliun Imbas Konflik Timur Tengah
- Prabowo Subianto Ajak Negara Lain Desak Israel Hentikan Serangan
- Waduh, Israel Tolak Rencana Gencatan Senjata Karena Hamas Bilang Begini...